Lakalantas di Jalan Pati-Juwana Libatkan Sedan Plat Merah vs Truk Tronton

PATI-Mondes.co.id| Sebuah truk tronton bermuatan minyak goreng sebanyak 25 ton bertabrakan dengan mobil sedan plat merah milik salah satu instansi di Pemkab Rembang.

Akibatnya, sopir sedan jenis vios dengan nomor polisi K 48 D yang dikendarai AAS (34) harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo, mengalami patah dibagian bahu dan kaki sebelah kanan dan memar di bagian kepala.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, di seputaran jalan pantura Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana. Kejadian bermula ketika sopir truk tronton dengan Nomor polisi L 8958 UN yang mengendarai kendaraannya melaju di jalur marka dengan kecepatan sedang, namun tiba-tiba sopir melihat sedan plat merah yang menyalip kendaraan di depannya dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Sontak saja, kedua tronton dan sedan itu langsung membanting setir dan keduanya langsung masuk sungai.

“Saya tujuan dari gresik mau ke semarang, namun di lokasi kecelakaan tiba-tiba ada mobil dari arah barat yang menyalip, saya mencoba menghindar namun tidak teratasi,” ungkap Choirul Huda (41), sopir tronton yang merupakan warga Kabupaten Lamongan kepada wartawan Sabtu (21/8/2021).

Menurutnya, AAS sendiri sebelumnya tercepit, hanya saja warga yang ada di sekitar langsung menolong dan mengeluarkan, serta membawanya ke Rumah Sakit.

“AAS sendirian di mobil itu, namun dari keterangan warga ada yang melihat perempuan keluar dari mobil dan langsung mencegat bis, padahal setahu saya tidak ada bis, dan saya juga melihat sopir mobil sedan itu sendirian, jadi saya tidak tahu, entah itu setan atau manusia, karena saat itu saya sibuk mengeluarkan rekan saya sopir truk,” kata Rekan Choirul, yang kebetulan ada di lokasi.

Kanit Laka Polres Pati Ipda Inung Hesti Yugastanto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakan antara truk tronton bermuatan minyak goreng dengan mobil sedan jenis vios. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya saja sopir mobil sedan harus dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka-luka.

“Untuk status sopir mobil sedan adalah pegawai di Pemkab Rembang, dan saat ini dirawat di RSUD Soewondo, sedangkan untuk sopir truk tidak mengalami luka-luka,” singkatnya.

(Hdr/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.