Jelang Iduladha, Tim Medis Hewan di Pati Lakukan Pemeriksaan Intensif

waktu baca 2 menit
Selasa, 19 Mei 2026 15:21 0 24 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Hewan ternak di wilayah Kabupaten Pati mendapat perawatan secara intensif dari tim medis yang bertugas di bidang kesehatan kesehatan hewan.

Langkah itu untuk ancang-ancang menyambut Hari Raya Iduladha.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi, menyampaikan pengecekan dilakukan di sejumlah pasar hewan, maupun beberapa penampungan ternak.

Pemeriksaan ini dilakukan terhadap ternak sapi, kambing, dan domba.

Selain pemeriksaan, pihaknya juga mengerahkan tenaga medis untuk memberikan vaksinasi bagi hewan ternak ruminansia tersebut.

“Kegiatan dilakukan dengan pemeriksaan hewan di beberapa pasar hewan guna memastikan tidak ada kasus penyakit di pasar-pasar hewan. Beberapa kandang penampungan sapi, kambing, dan domba juga diperiksa untuk memastikan hewan tersebut sehat,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa, 19 Mei 2026.

Antisipasi terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), juga menjadi fokus Dispertan Kabupaten Pati.

Pasalnya, penyakit itu kerap mengintai ternak-ternak warga, utamanya sapi.

“Sapi-sapi ini sehat, kita masih aktif vaksinasi PMK mengantisipasi penyebaran PMK menjelang Idul Kurban. Sapi di Pati dilakukan vaksinasi secara berkala di pasar maupun kandang penampungan sapi,” lanjut Andi.

Dispertan Kabupaten Pati melakukan penanganan medis bagi hewan ternak, baik ternak yang berasal dari dalam atau luar Kabupaten Pati.

“Pemeriksaan kira di pasar hewan, pos pasar hewan, berikutnya kandang penampungan, ada beberapa yang banyak di Margorejo sekitar 4 sampai 5 kandang penampungan. Lalu di Pasar Jaken juga ada mengantisipasi penyebaran penyakit ternak yang datang dari Rembang, Tuban, ataupun daerah lain di perbatasan Provinsi Jawa Timur (Jatim),” bebernya.

BACA JUGA :  Resmi Dibuka, Polres Trenggalek Dukung Penuh Pelatihan Paskibraka

Andi mengatakan, tim medis selalu standby di pasar hewan maupun kandang penampungan ternak.

Mereka silih berganti untuk melakukan penanganan medis, baik cek kesehatan maupun vaksinasi.

“Ternak yang datang dari luar biasanya Jatim. Yang menjaga atau istilahnya piket di pasar ada yang melalukan pengawasan rutin untuk mengecek kondisi dari luar daerah,” terangnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini