Nelayan Pati akan Gelar Aksi Tuntut Penurunan Harga BBM Sektor Perikanan

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 14:21 0 33 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Nelayan di Kabupaten Pati berencana menggelar aksi damai pada 4 Mei 2026.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Aksi akan berlangsung di Simpang Lima Pati dan depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

Nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera itu, akan menurut kebijakan penentuan harga khusus Bahan Bakar Minyak (BBM) di sektor perikanan yang berdampak bagi nelayan.

Hal ini ditegaskan Eko Budiyono selaku Ketua Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera.

ketua pgri

“Kami koordinasi bersama asosiasi nelayan dan bersama nahkoda untuk aksi tindaklanjuti di 4 Mei 2026. Menuntut harga khusus BBM bagi nelayan, selama ini nelayan di Juwana di atas 30 Gross Ton (GT) tidak menggunakan BBM subsidi, tapi kita gunakan BBM industri,” ungkapnya kepada awak media, Senin, 27 April 2026.

Seperti yang diketahui, harga BBM non subsidi sudah mulai naik.

Awalnya, harga BBM non subsidi Rp13.600 per liter, kini menjadi Rp26.000 per liter.

Bahkan, di beberapa wilayah harga, BBM non subsidi ada yang mencapai Rp30.000 per liter.

“Setelah ada kenaikan yang cukup tinggi BBM Rp26 ribu, bahkan di luar ada yang Rp30 ribu. Untuk teman-teman nelayan tidak mampu melakukan melaut karena biaya operasional untuk melaut 70 persen untuk BBM,” ungkapnya.

Tingginya biaya operasional ini membuat para nelayan terkatung-katung, bahkan tak sanggup melaut.

“Maka dari itu, kami minta kebijakan pemerintah harga BBM perikanan yang notabene di atas harga subsidi perkiraan Rp10 ribu sampai dua kali lipat harga subsidi Rp13.600 maksimal. Kami tidak pernah melaut, bahkan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan), teman-teman usaha berkaitan dengan nelayan sekarang tidak ada kegiatan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Harga Beras di Pasaran Sentuh Rp15 Ribu

Dikatakannya, aksi damai nanti akan melibatkan 10.000 massa.

Mereka akan berkumpul lebih dahulu di Alun-alun Kecamatan Juwana.

Selanjutnya, massa aksi akan menyampaikan aspirasi di pusat Kota Pati.

Jika tuntutan tak dipenuhi, maka mereka akan bertolak ke Jakarta untuk menuntut pemerintah pusat.

Selain di Kabupaten Pati, nelayan dari kabupaten lain seperti Kabupaten Probolinggo, Jakarta, Muara Baru, Indramayu, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, dan Rembang juga menggelar aksi damai serentak.

“Rencana kita Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera dan Asosiasi Mina Santosa sebanyak 10.000 massa. Kita juga konsolidasi bersama nelayan luar Pati, kita aksi minta harga khusus, mereka sepakat aksi sama-sama,” tandas Eko.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini