Foto: Seorang warga Puluhan Tengah sedang merasakan kekeringan di desanya (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kemarau terik tengah mendera Bumi Mina Tani sejak Juni 2026 ini.
Kekeringan dan kebakaran hutan menjadi kondisi yang perlu diperhatikan.
Berangkat dari kewaspadaan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sedang proses merancang Surat Keputusan (SK) Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyiapkan berbagai sarana untuk menghadapi potensi kekeringan di beberapa wilayah Kabupaten Pati.
Di antaranya, 4 unit truk tangki dan 10 tandon air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter.
Sebagaimana ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pati, Suntoro.
“Masih dalam proses pembuatan SK Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla. BPBD menyiapkan 4 mobil tangki air, 10 tandon air kapasitas 5.000 liter, dan personel organik BPBD sudah siap,” ungkapnya, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia mengatakan, seluruh personel dari BPBD Kabupaten Pati telah bersiaga mendukung penanganan, bilamana bencana selama musim kemarau terjadi.
BPBD Kabupaten Pati memantau desa-desa yang berpotensi mengalami kekeringan.
Diketahui, belum ada aduan masyarakat yang kekurangan pasokan air imbas kekeringan di musim kemarau, sehingga otomatis belum ada bantuan distribusi air.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat bijak menggunakan air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di musim kemarau.
“Monitoring desa yang berpotensi mengalami kekeringan terus dilakukan. Untuk sementara belum ada permohonan bantuan air dari pihak desa,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini