Rumah Janda Lansia di Kragan Rembang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Sisa Api Dapur

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 16:12 0 42 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik seorang janda lanjut usia (lansia) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada Jumat (12/6/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Rumah kayu sederhana milik Asmiah (65), warga RT 06 RW 04, Desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan, dilaporkan rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.

Insiden ini diduga dipicu oleh sisa api dapur yang belum sepenuhnya padam.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban sedang tidak berada di dalam rumah.

Asmiah diketahui tengah berkunjung dan beristirahat di kediaman salah satu tetangganya yang berada tak jauh dari rumahnya.

​Karena posisi korban sedang bertamu, ia tidak menyadari bahwa bagian belakang atau area dapur rumahnya telah terbakar.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh Karnadi, seorang tokoh masyarakat sekaligus tetangga korban.

Ia melihat kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari arah atap rumah Asmiah.

​Menyadari situasi darurat tersebut, Karnadi langsung mengambil tindakan cepat dengan memanfaatkan fasilitas ibadah terdekat untuk menggerakkan massa.

​”Melihat asap tebal, saya langsung berinisiatif membunyikan pengeras suara di mushola untuk meminta bantuan warga,” ujar Karnadi saat memberikan keterangan.

​Mendengar permintaan tolong melalui pengeras suara, puluhan warga RT 06 RW 04 Desa Balongmulyo segera berbondong-bondong menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan seadanya, seperti ember dan pompa air milik warga.

​Warga saling bahu-membahu melokalisasi perambatan api agar tidak meluas ke permukiman padat penduduk di sekitarnya.

BACA JUGA :  Koalisi PKB dan Nasdem Usung Gus Nung - Iqbal Maju Pilkada

Berkat kesigapan dan aksi gotong royong yang luar biasa tersebut, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total, setelah dilakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 1,5 jam.

​Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini karena rumah dalam keadaan kosong, namun bangunan rumah yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat melahap seluruh isi bangunan.

​Kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp20 juta.

Selain kehilangan tempat tinggal, sejumlah uang tunai hasil tabungan milik korban yang disimpan di dalam rumah juga dilaporkan ikut hangus terbakar.

​Merespons peristiwa ini, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat setempat memberikan imbauan kepada seluruh warga, khususnya yang masih menggunakan metode tradisional atau kayu bakar untuk memasak.

​Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu menerapkan prosedur keselamatan dasar, yakni memastikan bara api di dalam tungku telah benar-benar padam sepenuhnya, sebelum meninggalkan dapur atau melakukan aktivitas di luar rumah.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini