Plt Bupati Chandra Menilai Terjadi Kebocoran Retribusi Parkir di Tingkat Jukir

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 12:57 0 133 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengeluhkan retribusi parkir yang mengalami banyak kebocoran.

Ia pun mendorong agar ada sistem digitalisasi parkir, agar retribusi parkir akurat dan aman.

Chandra menilai, kebocoran ini terjadi lantaran sistem retribusi parkir di Kabupaten Pati belum terkelola dengan maksimal.

Masih manualnya sistem pemungutan parkir oleh juru parkir (jukir), dikatakannya membuat potensi kebocoran retribusi semakin besar.

“Pemasukan parkir banyak yang bocor. Kalau ndak digital pasti bocor, dapat Rp10 ribu tapi bilangnya Rp5 ribu, kan tidak ada yang tahu,” ujarnya, kemarin.

Ke depan, ia berharap kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati untuk memperbaiki sistem pemungutan parkir.

Digitalisasi dinilai menjadi salah satu solusi agar kebocoran retribusi parkir bisa diminimalisir.

“Tapi kalau digital semua kan ndak ada kebocoran lagi, dan hak kewajibannya jelas. Misalnya untuk tukang parkir sekian dan Pemerintah Kabupaten sekian,” ungkap Chandra.

Selain lantaran sistem pemungutan parkir belum maksimal, minimnya retribusi parkir di Kabupaten Pati juga disebabkan masih banyak wilayah yang belum ditarik parkir.

Saat ini, Dishub Kabupaten Pati masih fokus di sejumlah titik potensial yang menjadi penyumbang retribusi terbesar dari parkir, tepatnya berada di kawasan kota Pati.

Sebagai informasi, Dishub Kabupaten Pati mencatat retribusi parkir Kabupaten Pati tahun 2025 berjumlah sekitar Rp625 juta.

Pada tahun ini, retribusi parkir ditargetkan naik menjadi Rp700 juta.

Editor; Mila Candra

BACA JUGA :  Nasib Pilu Remaja Pencuri Pisang, Masyarakat Iba Tawarkan Pekerjaan hingga Adopsi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini