Foto: Kondisi pembongkaran trotoar di Jalan Panglima Sudirman Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Pemerintah membongkar trotoar Jalan Panglima Sudirman untuk direnovasi dengan tampilan yang baru.
Namun, pembongkaran itu akan tetap menginventarisir pepohonan tepi jalan, sehingga suasana tetap rindang.
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Persampahan, dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Henri Setiawan, mengungkapkan jika koordinasi dilakukan dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, maupun kontraktor pembongkar bahu jalan agar tetap meninggalkan pepohonan.
Pasalnya, rencana awal untuk pohon yang sudah lapuk bakal ditebang.
“Kami selaku OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang membidangi pertamanan dan DPUTR yang membidangi trotoar berdiskusi. Pertama, pohon itu dimohon diinventarisir karena pohon yang tinggi dirambas, kalau yang tua harus ditebang, tapi dengan RAB (Rencana Anggaran Belanja) pemotongan pohon tidak ada,” jelasnya kepada awak media, Jumat, 12 Juni 2026.
DLH Kabupaten Pati dimintai data untuk titik-titik yang harus dihindari ketika pembongkaran trotoar berlangsung.
Koordinasi itu juga dijalin dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dengan hasil bahwa akan ada penambahan tanaman baru di jalur hijau tepi Jalan Panglima Sudirman.
“Kami dimintai data untuk kira-kira mana pohon yang ditebang, ada adendum akan dilaksanakan di trotoar. Kami ketemu kontraktor tidak ada pembongkaran pohon, tapi ditambahi tanaman bunga-bunga di Jalan Panglima Sudirman dari kementerian,” ungkap Henri.
Walaupun pohon tetap ada, akan tetapi dampak pembongkaran trotoar akan mengalihkan keberadaan Tempat Pemilihan Sampah (TPS) depan Pasar Puri Baru.
Pembongkaran yang diawali dari titik Jalan Panglima Sudirman akan berlangsung hingga Jalan Kolonel Sugiyono, tepatnya di depan Pasar Puri Baru.
“Kawasan itu (Jalan Panglima Sudirman) akan diteruskan sampai masuk Puri. Di Puri, kami juga ada TPS di depan pasar, ternyata masuk rencana kegiatan pembongkaran mereka (kontraktor),” bebernya.
Henri mengatakan, DLH Kabupaten Pati akan memindahkan TPS depan Pasar Puri Baru ke TPS Stadion Joyokusumo dan TPS Pasar Sleko.
Pihaknya diminta kontraktor mengosongkan kawasan tersebut dari TPS dalam waktu 8 bulan.
“Kontraktor minta mengosongkan, memindahkan akan dilaksanakan selama 8 bulan. Rencana TPS mau dipindahkan di TPS Joyokusumo dan TPS Sleko,” tutupnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar