Aliran Air Macet Berminggu-minggu, Warga Perumnas Winong Geruduk PDAM Pati

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Jul 2026 18:31 0 21 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Aliran air bersih yang macet selama tiga pekan terakhir memicu kekecewaan mendalam bagi warga Perumnas Winong, Kecamatan Pati.

BHAYANGKARA 80

Didampingi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), warga akhirnya mendatangi Aula Tirta Bening untuk menggelar audiensi langsung dengan pihak manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perumda Air Minum Tirta Bening Pati, Rabu (1/7/2026).

Perwakilan warga yang berprofesi sebagai pengacara, Nimerodi Gulo, mengungkapkan bahwa kedatangan mereka merupakan puncak dari luapan kekecewaan warga.

Masalah air macet ini disebutnya telah berdampak pada banyak rumah tangga di kawasan permukiman tersebut.

Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga bahkan terpaksa mengambil air dari masjid terdekat.

“Ya, kami ngangsu di masjid itu. Mandi di masjid terus airnya kami gotong-gotong untuk bawa ke rumah,” ujar Gulo kepada wartawan usai audiensi.

Gulo menambahkan bahwa kendala ini sebenarnya sudah berlangsung bertahun-tahun, namun kondisinya kian memburuk dalam satu bulan terakhir.

Warga merasa diperlakukan tidak adil karena kewajiban membayar tagihan selalu tepat waktu, sementara hak mereka mendapatkan air bersih kerap terabaikan.

Ia mengkritik keras sistem denda sepihak yang diterapkan saat warga terlambat membayar tagihan.

“Kok enak banget, di saat kami telat bayar kalian denda, tapi di saat kalian tidak mengalirkan air kalian kok diam saja. Nah, saya pikir ini menjadi budaya yang buruk dan kita harus ubah itu,” tegas Gulo.

Lebih lanjut, Gulo menyatakan pihaknya telah melayangkan somasi sebanyak dua kali.

Apabila dalam waktu tiga hari ke depan tidak ada solusi nyata dari manajemen PDAM, warga mengancam akan membawa persoalan ini ke jalur hukum menggunakan instrumen Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

BACA JUGA :  Pencarian Yazid Pendaki Hilang di Lawu Berakhir Duka, Sekda Jateng: Keluarga Sudah Ikhlas

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bening Pati, Pariman, membenarkan adanya kendala teknis berupa jaringan pipa yang tersumbat di wilayah tersebut.

Pihaknya berjanji akan menyelesaikan masalah ini secepat mungkin dan menargetkan pasokan air kembali lancar dalam waktu tiga hari ke depan.

Pariman menjelaskan bahwa tim teknis di lapangan sudah berhasil mengidentifikasi lokasi penyumbatan pipa.

Namun, ia juga mengakui proses normalisasi sempat terhambat karena adanya gangguan eksternal.

Menurut penjelasannya, pemulihan aliran air sebelumnya sempat diperparah oleh adanya pemadaman aliran listrik, sehingga sistem pompa memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan normalisasi penuh.

“Ini kami sudah upayakan dan ini tadi informasi dari tim yang di lapangan sudah menemukan titik yang jaringannya tersumbat. Jadi mungkin nanti sore InsyaaAllah bisa teratasi,” pungkas Pariman.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini