Kejari Pati Kembali Laksanakan Sosialisasi Hukum di Kecamatan Dukuhseti

Pati-Mondes.co.id| Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pati kembali laksanakan sosialisasi pendampingan hukum dalam penggunaan anggaran desa. Pihaknya berkomitmen memberikan bantuan penerangan hukum bagi pemerintah desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati, Mahmudi dalam kegiatan Sosialisasi Pendampingan Hukum se-Kecamatan Dukuhseti, yang berlangsung di Kuliner Kelapa Kopyor Desa Ngagel, Selasa (20/4/2021).

Kajari Mahmudi menyatakan, melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) bakal mendampingi kepala desa dalam mengelola anggaran desa, baik itu DD, ADD, banprov atau pun dari dana lainnya.

“Soal pendampingan, Kasi Datun nanti yang membantu kepala desa se-Kabupaten Pati, dalam melaksanakan pembangunan, pasti akan kita dampingi, jadi kades jangan takut untuk menggunakan (anggaran),” kata Mahmudi.

Lebih lanjut, kata Mahmudi untuk ke depan  Kejari Pati khusus bidang Datun akan mendampingi dalam pengembangan ekonomi nasional pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Mahmudi menambahkan, upaya pemulihan ekonomi merupakan perintah Jaksa Agung.
Ia menyebut terhitung mulai dari 23 Februari ke depan selama pihaknya menjabat, pihaknya berjanji tidak ada kades yang tersandung dengan masalah hukum. Dimana akhirnya bakal berakhir pada jeruji besi.

“Jika sesuai regulasi, tidak akan ada Kades masuk penjara, kami akan dampingi, namun kalau sudah bandel ya lain persoalannya, namun kami perintahkan kembalikan keuangan negara,” tegasnya.

Oleh sebab itu Mahmudi berpesan jangan lagi di antara kades yang takut mengelola anggaran keuangan desa. Selain itu, tujuan dari kegiatan sosialisasi pendampingan hukum ini menurutnya adalah untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan penggunaan keuangan desa.

Dalam pendampingan ini, pihaknya telah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Pati. Sebagaimana hal itu dengan adanya MoU antara Kejari dengan Bupati Pati.

“Ini semua untuk keamanan para Kades sebagai pengguna anggaran, karena ancaman pihak ketiga yang akan merongrong Kades, makanya kami datang ke Pasopati untuk memberikan dorongan,” pungkasnya.

(Dn/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.