TMMD ke-128 di Trenggalek Resmi Dilaksanakan, Ini Harapan Kasrem 081/DSJ 

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 16:37 0 31 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 resmi dibuka dan dilaksanakan hari ini (22/4/2026) oleh jajaran Kodim 0806/Trenggalek.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Kegiatan yang difokuskan di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengingat, daerah ini dikenal sebagai salah satu wilayah tertinggal, baik dari sisi infrastruktur maupun tingkat sosial ekonominya.

Hal itu, sebagaimana disampaikan oleh Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi.

ketua pgri

Ia mengatakan bahwa keberadaan program dimaksud bertujuan untuk membawa perubahan signifikan, sekaligus memberikan wajah baru bagi lingkungan Desa Sukorejo.

“Program ini tentunya diharapkan mampu menjadikan Desa Sukorejo semakin maju dan warganya sejahtera,” ujarnya usai seremoni pembukaan TMMD ke-128 di Lapangan Desa Sukorejo.

Menurut Kasrem, untuk sasaran utamanya adalah peningkatan kondisi jalan penghubung antara Desa Sukorejo dengan Desa Wonorejo sepanjang 752 meter.

Kemudian, agenda pembangunan fisik lainnya yang juga merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Yakni, renovasi 9 unit rumah tidak layak huni (RTLH), TNI Manunggal Air dengan membangun sumur bor di 5 lokasi.

“Ada lagi, penghijauan lewat program TNI AD Bersatu dengan Alam untuk NKR, serta jambanisasi melalui pengadaan jamban sebanyak 5 titik,” imbuh Letkol Inf Meina Helmi.

Sedangkan untuk sasaran non fisik, lanjut dia, akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan bakti sosial.

Seperti, pengobatan gratis, pemberdayaan UMKM, penanganan stunting.

Termasuk pula penyuluhan-penyuluhan terpadu guna meningkatkan kualitas hidup dan wawasan warga.

“Sasaran-sasaran yang dikerjakan merupakan akumulasi kebutuhan masyarakat. Kami optimis hasil dari TMMD ini akan memberikan dampak nyata dan luas. Baik bagi Desa Sukorejo sendiri maupun wilayah di sekitarnya,” tandasnya.

BACA JUGA :  Polres Blora Inisiasi Balik Mudik Gratis, Warga Sumringah

Tidak lupa, Kasrem menekankan mengenai pentingnya sinergitas antara TNI, pemerintah daerah maupun elemen lainnya.

Keterlibatan aktif semua pihak menjadi kunci utama agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.

Sebab, TMMD bukanlah sekedar optimalisasi pembangunan fisik saja, tetapi sarana memupuk semangat kebersamaan serta gotong royong.

“Secara substansial, TMMD tidak hanya tentang pembangunan fisik. Namun juga memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan. Maka, semua pihak diharapkan turut berperan aktif agar hasilnya benar-benar maksimal, demi manfaat jangka panjang,” harap Letkol Inf Meina Helmi.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini