Pantai Teluk Awur Makin Bersih, Volume Sampah Semakin Turun

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 16:17 0 167 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Ada pemandangan yang berbeda sekaligus melegakan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Jepara.

Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan yang biasanya menjadi “langganan” tumpukan sampah kiriman, kini tampak jauh lebih asri.

Dalam aksi nyata bertajuk Gerakan Mageri Segoro yang digelar pada Sabtu (6/6/2026), sebanyak 400 peserta yang turun ke pesisir hanya mengumpulkan total 263,7 kilogram sampah.

Angka ini menjadi sinyal positif yang sangat kontras jika dibandingkan dengan aksi serupa tahun lalu di Pantai Tanggultlare, Kecamatan Kedung.

Di mana saat itu, menyentuh angka fantastis 739 kilogram sampah.

Aksi lingkungan ini tidak sekadar pungut sampah.

Sekitar 400 relawan yang hadir bahkan sudah membawa sampah terpilah langsung dari rumah masing-masing.

Dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Jepara Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Samiadji (mewakili Bupati Witiarso Utomo), acara dimulai dengan apel bersama, dilanjutkan dengan penanaman pohon cemara dan ketapang untuk membentengi kawasan pesisir.

Samiadji mengungkapkan rasa syukurnya melihat kondisi pesisir Jepara yang mulai membaik pada musim kemarau tahun ini.

“Alhamdulillah sampah tidak begitu menumpuk. Biasanya sampai ber-dump-dump truk. Karena kawasan ini menjadi muara, sampah dari wilayah hulu ikut terbawa ke pantai,” ujar Samiadji.

Meski volume sampah menurun, ia mengingatkan bahwa edukasi masyarakat adalah kunci utama yang harus berjalan berkelanjutan.

Menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai di wilayah hulu adalah cara paling ampuh menyelamatkan laut Jepara.

Untuk memaksimalkan aksi, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH Jepara, Nexon Hasiholan, menjelaskan bahwa para peserta dibagi ke dalam tiga zona pembersihan.

BACA JUGA :  Usai Penantian Panjang, Warga Blora Senang Jalan Todanan-Ngawen Kini Mulus

Menariknya, seluruh sampah yang terkumpul tidak dibuang begitu saja.

Sampah-sampah tersebut langsung dipilah, dimasukkan kantong khusus, dan ditimbang secara akurat untuk dilaporkan ke dalam program nasional Indonesia Asri.

Sebagai penutup aksi yang membanggakan ini, seluruh peserta dan jajaran pemkab melakukan telekonferensi langsung dengan Presiden RI dan Gubernur Jawa Tengah, menyatukan frekuensi dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 demi Indonesia yang lebih hijau.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini