Foto: Rekan Ashari yang diduga merencanakan melarikan diri (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kuswandi, rekan pelaku pelecehan seksual di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo meyakini bahwa Ashari tak bersalah.
Kuswandi sendiri merupakan sosok pria berkaos putih yang juga ditangkap Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati, diduga membantu kabur Ashari menghindari kejaran polisi.
Dalam penuturannya, Kuswandi membantah adanya anggapan tersebut.
Ia pun menegaskan hanya membantu Ashari mencari penasihat hukum semata, bukan membantu kabur.
Kuswandi sangat menyayangkan perlakuan Polresta Pati yang menangkapnya tanpa dasar jelas.
“Demi Allah Ashari tidak bersalah. Senin mau dipanggil, dia gak mau datang takut ketangkap, bukan saya yang masih saran. Dia maunya jalan-jalan tidak mau ditahan, akhirnya saya ketemu langsung Ashari di Kudus (Rejenu) pada Minggu malam, bilangnya dia ‘saya nggak mau ditangkap’,” ujarnya saat usai dilakukan pemeriksaan di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Pati, kemarin.
Pada saat itu, Kuswandi berada di sebuah hotel di Bekasi.
Ia pun ditemui polisi untuk digali keterangannya, sehingga terpaksa memberi informasi keberadaan Ashari.
“Saya berangkat dari Bekasi. Analisa saya secara hukum pengacara lama tidak kooperatif, beliau ini mau mengganti kuasanya dicabut, sudah dikasih lawyer,” ungkap Kuswandi.
Ia mengatakan, ketika Ashari melarikan diri, sempat diajak pulang ke Kabupaten Pati.
Lantaran, Kuswandi meyakini Ashari tidak bersalah, maka dimintalah Ashari memenuhi panggilan Polresta Pati dengan penasihat hukum yang dicarikan.
“Saya ajak dia pulang ke Pati, saya bantu Ashari mencari penasihat hukum, kalau orangnya benar saya siap membantu karena jiwa Islami. Tuduhan membantu kabur itu tidak benar,” tegasnya.
Pria yang sudah mengenal Ashari selama 20 tahun itu, setia membantu pelaku untuk menemukan keadilan.
Maka dari itu, ia bersedia jika rekannya diperiksa.
“Saya yakin Ashari tidak berbuat salah. Proses hukum seperti apa kan belum tahu,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyampaikan jika Kuswandi diperiksa karena dugaan membantu Ashari melarikan diri.
Menurutnya, Kuswandi sangat licin dalam merencanakannya, agar penyelidikan kepolisian sulit melacak Ashari.
“Jadi Kuswandi membantu tersangka dalam perencanaan, kegiatannya, menghapus jejaknya. Semua dibantu Kuswandi,” terangnya saat di hadapan awak media pada konferensi pers, kemarin sore.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar