Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkunjung ke PT Gold Emperor Indonesia yang ada di Kabupaten Brebes (Mondes/Istimewa) JATENG – Mondes.co.id | Investasi yang bergerak di bidang padat karya yang ada di Jawa Tengah, dinilai mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu dibuktikan saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkunjung ke PT Gold Emperor Indonesia yang ada di Kabupaten Brebes, kemarin.
Di perusahaan tersebut, ia berkeliling ke tempat produksi dan menyapa para karyawan yang tengah bekerja.
Sambutan dari para karyawan sangat hangat dan banyak yang mengaku senang kerja di perusahaan tersebut.
“Kita cek salah satu karyawan tadi, ada yang dapat uang lembur sampai Rp4 juta. Ini sudah cukup bagi mereka,” ujar Luthfi disela tinjauan.
Per Maret 2026, perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur alas kaki atau sepatu tersebut, saat ini memiliki karyawan sebanyak 4.044 orang.
Terdiri atas 3274 tenaga kerja perempuan dan 770 tenaga kerja laki-laki.
Perusahaan tersebut menargetkan jumlah karyawan atau tenaga kerja hingga 10.000 orang dalam beberapa tahun mendatang.
“Kami melakukan pengecekan di PT Gold Emperor Indonesia yang sifatnya padat karya. Karyawannya sekitar 4.044 orang dengan produksinya berupa alas kaki atau sepatu yang diekspor ke banyak negara,” kata Luthfi di sela tinjauan.
PT Gold Emperor Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang berpusat di China.
Realisasi investasi perusahaan tersebut dari 2024-2025 mencapai Rp1,65 triliun.
Ada kemungkinan nilai investasi perusahaan tersebut masih akan bertambah melihat kondisi saat ini yang dapat dikatakan stabil di Jawa Tengah.
Tingginya investasi itu, lanjut Luthfi, akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Brebes dan Provinsi Jawa Tengah.
Investasi yang masuk juga akan menambah peluang lapangan pekerjaan.
Sehingga, mendukung penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Tengah.
Secara tidak langsung, juga akan memangkas angka kemiskinan.
Apalagi, saat ini juga telah didorong untuk adanya kawasan industri di Kabupaten Brebes.
Untuk itu, Ahmad Luthfi akan terus mengembangkan dukungan terkait penyediaan tenaga kerja kompetitif melalui sekolah vokasi, politeknik, hingga balai latihan kerja (BLK).
“Kita akan manfaatkan BLK dan sekolah vokasi agar dapat menyediakan tenaga kerja yang kompetitif,” katanya.
Salah seorang karyawan, Tri Dewi Martini, mengaku sangat senang bekerja di PT Gold Emperor Indonesia.
Selain gaji yang sudah sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK), ia juga mendapatkan banyak fasilitas seperti BPJS dan uang makan.
“Banyak sukanya di sini, banyak lemburan, banyak cuannya. Gaji UMR, tambahannya dari lemburan setiap harinya. Kita lima hari kerja, Sabtu dihitungnya lembur. Terus ada juga tunjangan kehadiran, jadi kalau berangkat terus dapat bonus uang kehadiran,” ujar Tri yang sudah bekerja selama 1,5 tahun di perusahaan tersebut.
Di tengah banyaknya investasi dan industri yang berkembang, Tri berharap Brebes dan Jawa Tengah bisa lebih maju lagi.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar