Porprov Jateng 2026 Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak

waktu baca 3 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 10:01 0 34 Dian A.

SEMARANG – Mondes.co.id | Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, titip pesan kepada panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVII tahun 2026.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Gus Yasin meminta agar pihak panitia melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, supaya penyelenggaraannya berjalan dengan lancar dan sukses.

Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Panitia Besar Porprov Jateng XVII di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jateng, Kota Semarang, kemarin.

“Porprov ini saya rasa sangat istimewa. Di tengah-tengah efisiensi dan lain sebagainya, tetapi kami punya semangat untuk bagaimana ini benar-benar bisa sukses,” ujarnya.

ketua pgri

Taj Yasin menekankan, kunci utama menghadapi tantangan tersebut adalah memperkuat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pengurus cabang olahraga dan dukungan dunia usaha.

Selama ini, lanjutnya, kolaborasi dengan sektor non-pemerintah telah berjalan dan perlu terus diperkuat.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kebersamaan dan kolaborasi dari semua pihak agar pelaksanaan Porprov ini bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran penyelenggaraan, Pemprov Jateng juga menaruh perhatian pada keberlanjutan pembinaan atlet.

Porprov diharapkan menjadi ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang memiliki kedisiplinan dan komitmen untuk terus membawa nama Jawa Tengah di ajang yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, pemerintah juga mendorong penguatan koordinasi dengan kabupaten/kota dalam membuka peluang bagi atlet berprestasi untuk memperoleh jaminan masa depan.

“Para atlet ini adalah aset daerah. Kita ingin memastikan mereka tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jaminan masa depan yang baik,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Bupati Pati Yakin Program 1 Hektare 10 Ton Mampu Dicapai Para Petani

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menjelaskan semangat kolaborasi itu juga dalam hal penyelenggaraan acara.

Dikatakan dia, pembiayaan Porprov bersumber dari dua jalur utama.

“Pertama, semua biaya yang timbul dibebankan pada APBD Provinsi Jawa Tengah. Kemudian yang kedua adalah sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat,” jelasnya.

Menurut Sujarwanto, skema tersebut membuka ruang partisipasi luas dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha.

Khususnya, untuk turut berkontribusi menyukseskan Porprov, sekaligus memanfaatkan momentum sebagai ajang promosi.

“Artinya kita juga menerima partisipasi dari semua unsur yang ingin mensukseskan Porprov ini, sekaligus menjadi ajang promosi berbagai produk dunia usaha,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga mendorong pembentukan tim-tim teknis penyelenggaraan yang melibatkan unsur instansi terkait sesuai kebutuhan.

Hal ini guna memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Sebagai informasi, Porprov XVII Jateng dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya.

Meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga, Grobogan, dan Demak, dengan sebagian cabang olahraga juga digelar di Blora.

Ajang empat tahunan ini akan mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan 830 nomor pertandingan.

Dari jumlah itu, setidaknya akan melibatkan 10.528 orang atlet dan pelatih.

Dengan semangat kebersamaan dan penguatan kolaborasi, Pemprov Jateng optimistis Porprov 2026 tidak hanya sukses penyelenggaraan.

Namun, juga sukses dalam melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini