Bulog Pati Mulai Salurkan SPHP Jagung ke Peternak Unggas

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Mei 2026 13:25 0 143 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (KC) Pati resmi melepas penyaluran perdana program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung kepada peternak di wilayah kerja Bulog Pati.

Sebagai informasi, Bulog mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan SPHP jagung kepada peternak ayam petelur melalui koperasi peternak.

Adapun jumlah yang disalurkan sekitar 2.500 ton jagung.

Jagung tersebut disalurkan kepada 174 peternak melalui 3 koperasi atau asosiasi yang tersebar di Kabupaten Jepara, Blora, dan Pati dan telah ditunjuk oleh Bapanas.

Peternak yang telah terdaftar yakni anggota Koperasi Peternak Unggas Sumber Rezeki di Kabupaten Pati.

Kemudian, anggota Peternak Koperasi Peternak Unggas Sejahtera di Kabupaten Jepara.

Serta, anggota peternak Perkumpulan Blora Satya Mulya di Kabupaten Blora.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Pati, pelepasan perdana dilakukan di gudang filial yang berlokasi di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.

Jagung dari gudang tersebut disalurkan ke peternak ayam petelur di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati sebanyak 17 ton.

Pemimpin Perum Bulog Pati, Ashville Nusa Panata, menjelaskan kepada awak media terkait harga penebusan jagung tersebut.

“Harga penebusan jagung di gudang Bulog adalah Rp5.000 perkilogram oleh koperasi atau asosiasi. Dan harga penjualan maksimal Rp5.500 perkilogram dari koperasi kepada peternak mereka yang sudah terdaftar,” paparnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Untuk alur pembelian dari koperasi yang telah ditunjuk oleh Bapanas dengan melakukan pemesanan atau order melalui aplikasi ‘KLIK SPHP’.

BACA JUGA :  Si Cantik Hilda, Mayoret Muda Selalu Tampil Memesona di Setiap Parade

Setelah itu, dilakukan verifikasi oleh Bulog, kemudian peternak dapat melakukan pembayaran dan pengambilan jagung tersebut.

Program penyaluran jagung pakan tersebut disambut positif para peternak ayam petelur di Provinsi Jawa Tengah.

Bantuan itu dinilai mampu meringankan biaya produksi di tengah anjloknya harga telur dan tingginya harga bahan baku pakan.

Senada dengan yang disampaikan Direktur SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono pada saat launching perdana SPHP jagung di Kota Semarang.

Disebutkan bahwa penyaluran SPHP jagung ini merupakan tahap perdana yang bertujuan membantu peternak menekan biaya produksi akibat mahalnya harga pakan.

“Hari ini harga jagung di tingkat peternak bisa mencapai Rp6.300 hingga Rp6.600 perkilogram. Dengan program SPHP ini, Bulog menyalurkan jagung ke koperasi seharga Rp5.000 perkilogram dan maksimal dijual ke peternak Rp5.500,” jelasnya.

Secara nasional, pemerintah menargetkan penyaluran SPHP jagung sebanyak 242 ribu ton yang diperuntukkan bagi peternak mandiri mikro, kecil, dan menengah yang bukan merupakan mitra perusahaan besar.

“Tujuannya agar biaya produksi peternak bisa ditekan sehingga beban mereka berkurang, terutama di tengah harga telur yang saat ini sedang turun hampir di seluruh daerah,” imbuhnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini