PATI – Mondes.co.id | Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Pati terpaksa dipulangkan oleh petugas, lantaran tak layak memenuhi syarat terbang ke Tanah Suci.
Ia bernama Kasdari, yang terpaksa harus menunda keberangkatannya lantaran menderita gagal ginjal.
Padahal ia berkeinginan kuat. Namun, usai diberikan pengertian oleh berbagai pihak, akhirnya Kasdari rela untuk pulang. Namun sang istri, Wartini tetap berangkat dengan seizin Kasdari.
Menurut keterangan dari Ahmad Syaiku selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Kasdari memperoleh surat rekomendasi tidak layak terbang dari Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Solo. Keberangkatan Kasdari ke Mekkah pun ditunda.
“Berdasarkan surat rekomendasi Bidang Kesehatan Embarkasi Solo, maka Kasdari ditunda keberangkatan ke Tanah Suci karena tidak layak terbang. Jemaah sudah diserahkan kepada keluarga dan keluarga menerimanya dengan lapang dada,” terangnya belum lama ini.
Kasdari akhirnya diantar pulang dengan ambulans ke rumahnya, yaitu Gembong untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sebelumnya, Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Maman Imanul Haq saat kunjungan ke Embarkasi Solo, turut mendampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jateng dan PPIH Embarkasi Solo.
Maman mengimbau supaya jemaah haji bagi yang belum istithaah agar menunda keberangkatannya.
“Kami imbau kepada semua jemaah, bagi yang belum istithaah agar menunda keberangkatannya. Jemaah agar menjaga kesehatan hingga dinyatakan mampu secara medis untuk berangkat ke Tanah Suci,” pesannya.
Maman mengapresiasi layanan poliklinik Embarkasi Solo yang sudah secara jujur menyampaikan kondisi jemaah yang sebenarnya.
Namun, menurutnya masih perlu ada peningkatan sejumlah sarana prasarana, terutama terkait obat-obatan.
“Kalau perlu kita usulkan ada Rumah Sakit Khusus Haji untuk menampung jemaah haji yang membutuhkan penanganan,” tutupnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar