Foto: Monyet yang menyerang salah satu warga Sluke Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Muhamad Mahmudi atau yang akrab disapa Wawan, memberikan klarifikasi resmi terkait insiden serangan monyet liar yang menimpa dirinya.
Penjelasan ini disampaikan, guna meluruskan informasi darinya yang sebelumnya memberikan keterangan ke Media Mondes.co.id.
Melalui keterangan Via WhatsApp pada Jumat malam (8/5/2026), Wawan merinci kronologi peristiwa yang mengakibatkan dirinya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden ini berawal sekitar tiga minggu lalu, ketika seekor monyet liar memasuki kawasan permukiman sekitar rumahnya.
Didasari niat untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar permukimanya, Wawan berinisiatif menangkap primata tersebut untuk dipelihara dan diberi makan agar tidak lagi membahayakan anak-anak jika dalam kondisi lapar.
Namun, kemarin sekitar pukul 13.30 WIB, situasi berbalik menjadi nahas.
”Awalnya monyet liar itu masuk ke permukiman sekitar rumah saya dan mengejar anak-anak. Saya amankan tiga minggu lalu dengan maksud memberi makan. Hari ini, saat saya hendak memberi buah jeruk, hewan tersebut secara tiba-tiba menyerang dan menggigit lengan saya,” ungkap Wawan saat dikonfirmasi.
Akibat serangan mendadak tersebut, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian lengan.
Wawan segera dilarikan ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang untuk mendapatkan tindakan darurat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, luka tersebut tergolong serius, hingga memerlukan puluhan jahitan.
Pasca-insiden ini, Wawan menyatakan tidak lagi berniat untuk memelihara hewan tersebut.
Ia berharap adanya pihak berwenang atau komunitas pecinta satwa yang bersedia mengevakuasi dan memberikan penanganan yang lebih layak, serta aman bagi primata tersebut.
Wawan menegaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan masyarakat.
Ia merasa khawatir jika hewan tersebut dilepaskan secara liar di lokasi semula, ditakutkan berpotensi mengancam keselamatan anak-anak.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar