Foto: Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI/sederajat di Kabupaten Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Ribuan siswa SD/MI di Kabupaten Rembang tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dimulai sejak Senin (20/4/2026).
Hingga hari ketiga pelaksanaan, Rabu (22/4/2026), suasana ujian terpantau tertib dan para siswa tampak jauh lebih siap menghadapi soal-soal evaluasi.
Berbeda dengan bayang-bayang Ujian Nasional (UN) yang dulu menentukan kelulusan, TKA hadir sebagai instrumen pemetaan capaian belajar.
Menariknya, hasil ujian ini tidak akan memunculkan deretan angka kaku, melainkan kategori capaian seperti Cukup, Lumayan, hingga Baik.
Kepala Seksi Peserta Didik, Penilaian, dan Kurikulum SD Dindikpora Rembang, Shofiyah, menjelaskan bahwa sertifikat hasil TKA ini tetap memiliki nilai strategis bagi masa depan siswa.
“Hasil TKA ini nantinya menjadi gambaran kemampuan akademik siswa dan bisa menjadi salah satu pertimbangan penting pada jalur prestasi saat mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ungkap Shofiyah, hari ini.
Guna menjaga konsentrasi dan ketertiban, ujian dibagi menjadi empat sesi besar yang berlangsung selama dua pekan.
Sesi 1: 20–21 April
Sesi 2: 22–23 April
Sesi 3: 27–28 April
Sesi 4: 29–30 April
Setiap harinya, siswa hanya perlu mengikuti ujian selama 60 hingga 90 menit.
Menariknya, jadwal ini memberikan jeda pada hari Jumat dan Sabtu agar siswa tetap bisa beristirahat.
Dindikpora mencatat ada 7.921 siswa dari 374 sekolah yang berpartisipasi tahun ini.
Meski terlihat formal, Shofiyah menyebut para siswa tidak merasa asing dengan model soal yang diujikan.
“Anak-anak sudah pernah mengerjakan model serupa saat masih kelas lima, jadi mereka tidak kaget lagi. Semuanya berjalan lancar,” pungkasnya.
Meski berjalan santai, aturan tetap ditegakkan.
Siswa dilarang keras merekam atau menyebarkan soal ujian, serta diimbau segera melapor ke pengawas jika menemui kendala teknis di lapangan.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar