Tiga Desa di Kecamatan Gabus Dinobatkan Jadi Desa Cantik Kabupaten Pati

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Apr 2026 12:10 0 68 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Sebanyak tiga desa di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati dinobatkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Mengusung tema “Bersama Membangun Desa untuk Kemajuan Bersama”, pencanangan Desa Cantik diharap bisa memberikan data faktual untuk perencanaan pembangunan desa.

Adapun tiga desa yang dinobatkan yakni Desa Babalan, Mintobasuki, dan Plumbungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati, Yul Ismardani, menyampaikan penguatan informasi berbasis data harus diperkuat melalui desa sebagai lembaga pemerintahan paling dasar.

ketua pgri

Sehingga, nantinya dalam perencanaan pembangunan, data yang diperoleh dari desa bisa menjadi acuan bagi pemerintah sebelum melaksanakan pembangunan daerah.

“Program pembinaan Desa Cantik merupakan program nasional, di mana pembangunan harus dimulai dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Hal ini selaras dengan tujuan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Pati, pada umumnya desa masih menjadi objek bagi pemanfaatan data,” terangnya dalam forum, Kamis (23/4/2026).

Penobatan Desa Cantik ini sangat penting untuk memudahkan akses data ke pemerintah pusat.

Pasalnya, selama ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kesulitan mengakses data dari pemerintah desa (Pemdes).

“Pentingnya data di desa ini juga didasari kesulitan dalam mengakses data di kementerian,” ungkapnya.

Sementara, dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menambahkan bahwa pendataan dari BPS didorong untuk menyajikan informasi di desa.

Mulai dari pertanian hingga ekonomi, guna merencanakan rencana pembangunan.

“BPS sedang melakukan pendataan potensi desa untuk mengukur kekuatan masing-masing kekuatan desa. Mulai sosial ekonomi ketahanan pangan infrastruktur dan data yang lain,” ujarnya.

BACA JUGA :  Warga Rembang di Jakarta Bisa Mudik Gratis, Cek Jadwal dan Cara Daftar

Chandra mencontohkan data pertanian dalam mengusulkan bantuan pompanisasi dan pembangunan jaringan irigasi yang sebelumnya telah disampaikan ke Kementerian Pertanian (Kementan).

Data semacam inilah yang dijadikan acuan bagi pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang telah direncanakan.

“Data ini adalah sesuatu yang sangat penting dan utama untuk pembangunan berkelanjutan, karena kita ketahui seperti kemarin kita di Kementerian Pertanian, kota ditodong pak menteri tambahan pompanisasi dan saluran irigasi. Kalau kita tidak siap data, otomatis kita tidak bisa menekan data akurat rencana pembangunan,” tandasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini