RPH Tinggal 52 Hari Lagi, Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH)

PATI-Mondes.co.id| Pemerintah Arab Saudi belum bisa memastikan untuk menerima para Calon Jemaah Haji (CJH) untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Hal itu menyusul lantaran negara masih mengalami masa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga selesai.

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati Ali Arifin kepada wartawan mengatakan, keberangkatan para CJH saat ini masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi, yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Indonesia untuk memberangkatkan para CJH.

“Sampai saat ini posisi kita masih menunggu, karena belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi,” ungkapnya Senin (26/4/2021).

Keberangkatan CJH sesuai kalender Rencana Perjalanan Haji (RPH), hanya tinggal 52 hari lagi, namun hingga kini belum ada informasi resmi. Akan tetapi apabila ada kebijakan, arab saudi memberikan sinyal untuk keberangkatan, dan Jokowi (Presiden RI) selaku penanggung jawab NKRI memberikan perintah bahwa tetap ada keberangkatan, maka apapun bentuknya CJH ini tetap akan diberangkatkan.

“Persiapan kita jalan terus, karena ketika ada sinyal berangkat maka bisa langsung diberangkatkan, cuma dalam logika birokrasi dengan waktu yang terbatas ini dan dengan hitung-hitungan waktu 52 hari, kira-kira kok tidak mungkin untuk bisa memberangkatkan CJH,” ujarnya.

Meski begitu, Pemerintah saat ini sudah menyiapkan 3 skenario untuk kebrangkatan CJH sebagai langkah alternatif apabila pemerintah arab saudi tiba-tiba memutuskan untuk keberangkatan CJH, yakni, para CJH berangkat semua kalau wabah sudah selesai, kalau wabah belum selesai tapi sudah bisa tertangani maka akan diberangkatkan sebagian, jika wabahnya belum selesai dan belum tertangani maka keberangkatan akan ditunda kembali.

“Kita mengacu ke opsi yang ke 2 dalam arti sebagian, sebab hal itu akan dilihat, apakah sebagian ini keberangkatannya hanya 50, 40, 30, 20, atau 10 persen saja, jadi akan koordinasikan lagi,” cetusnya.

Kemenag sudah mempersiapkan segala persyaratan dari total calon jamaah haji, yang dipastikan tidak ada masalah.

“Untuk persiapan dari 1300 CJH, sisa 90 jemaah yang belum dilakukan scan pasport, namun hal itu tidak ada masalah atau persoalan, sementara untuk persiapan yang lain juga tidak ada masalah,” timpalnya.

(Hdr/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.