Potensi Sumber Kesejahteraan, Polres Trenggalek Dukung Pengembangan Padi Organik

waktu baca 2 menit
Jumat, 29 Mei 2026 14:49 0 129 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Potensial jadi sumber kesejahteraan bagi petani lokal, Polres Trenggalek dorong pengembangan padi organik varietas unggul.

Hal tersebut terungkap saat panen raya komoditas dimaksud, sekaligus ground breaking wisata agro organik di Desa Durenan, Kecamatan Durenan pada Jumat 29 Mei 2026.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, didampingi sejumlah pejabat utama yang hadir.

Dalam agenda itu, ia mengatakan jika Polri akan selalu mendukung dan mengapresiasi tiap inovasi.

Apalagi, ketika bisa berdampak luas bagi kemanfaatan di tengah masyarakat dan wilayah.

“Ini merupakan wujud nyata dukungan, sekaligus apresiasi terhadap inovasi bidang pertanian. Terutama dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto,” sebut AKBP Ridwan.

Dirinya yang juga turun langsung ke lahan persawahan untuk memanen padi organik, menambahkan bahwa dengan adanya varietas berkualitas premium itu bisa menjadi salah satu alternatif bagi petani.

“Baik dari sisi opsi ketersediaan pangan maupun pendorong perputaran ekonomi ke depan,” imbuhnya.

Bahwa panen yang dilakukan, lanjut Kapolres merupakan panen perdana hasil pengembangan dan kerja sama antara Polres Trenggalek bareng KPT- P4 Buana Alam Lestari sejak satu tahun terakhir.

Dengan konsep utamanya organik terintegrasi, sekaligus upaya pelestarian lingkungan.

Yakni meliputi bidang pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan dalam satu kawasan.

Kemudian sebagai langkah lanjutan, hasil dari tiap integrasi nantinya akan diukur dan diuji secara ilmiah.

Mulai jumlah produksi, maupun kandungan nutrisi seperti karbohidrat, kalori, protein dan lain-lain.

BACA JUGA :  Kapolres Trenggalek Pastikan Keamanan Destinasi Wisata

“Kita sudah awali dengan budi daya udang vanamey di Panggul dan Prigi Watulimo. Alhamdulillah sudah berhasil panen dan hasilnya sangat bagus,” ujar AKBP Ridwan.

Sedangkan untuk keberadaan agro wisata organik, masih kata dia, target yang ingin dicapai tidak hanya sebatas kalangan petani saja.

Akan tetapi, juga menjangkau anak-anak usia sekolah, serta wisatawan di mana bisa belajar secara langsung di lokasi.

Salah satunya tentang seluk beluk konsep organik dan kelestarian lingkungan, sekaligus dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup.

“Selain untuk penggerak perekonomian, serta penopang kesejahteraan, keberadaannya juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi masyarakat luas. Tentunya diperlukan dukungan dari semua pihak,” harapnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini