Foto: Persijap vs Persija di Stadion Gelora Bumi Kartini (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Persijap Jepara harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri usai mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 0-2.
Laga lanjutan BRI Super League 2025-2026 ini digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5/2026) malam.
Di bawah cuaca cerah dengan suhu 27°C, sebanyak 1.988 pasang mata menjadi saksi ketangguhan tim tamu.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Laskar Kalinyamat yang gagal mendulang poin di kandang, membuat mereka kian terpuruk di bawah bayang-bayang zona degradasi.
Sebaliknya, tambahan tiga poin vital ini memastikan Macan Kemayoran tetap menjaga konsistensi di jalur perebutan gelar juara musim ini.
Disiplin Tingkat Tinggi Sejak peluit kick-off dibunyikan, laga langsung berjalan ketat dengan tempo sedang.
Persijap tampil sangat disiplin menjaga organisasi permainan, sementara Persija mencoba membongkar pertahanan lewat serangan balik cepat dan eksploitasi ruang kosong.
Menit ke-15, ancaman nyata pertama datang dari Persija lewat eksekusi tendangan bebas Fabio da Silva Calonego.
Beruntung, kiper Persijap, Moch. Sendri Johansyah, tampil sigap mengamankan gawang.
Menit ke-23, tembakan jarak jauh Van Basty Sousa kembali menguji ketangguhan Sendri, namun sang penjaga gawang lagi-lagi melakukan penyelamatan krusial.
Meski Persija lebih mendominasi penguasaan bola, tembok tebal pertahanan tuan rumah membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di sisi lain, Persijap tampak kesulitan mengembangkan permainan dan menembus barisan pertahanan Persija yang dikomandoi oleh Rizky Ridho Ramadhani dan kolega.
Macan Kemayoran Mengaum Memasuki paruh kedua, intensitas laga melonjak.
Kedua tim bermain lebih terbuka dan agresif saling bertukar serangan demi memecah kebuntuan.
Menit ke-64 menjadi petaka bagi tuan rumah akhirnya datang.
Berawal dari kemelut di mulut gawang Persijap, Muhammad Rayhan Hannan bereaksi paling cepat untuk menceploskan bola.
Skor berubah 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Pada Menit ke-78 tertinggal satu gol, Persijap merespons dengan sejumlah pergantian pemain, demi menambah daya gedor.
Alih-alih menyamakan kedudukan, celah di lini belakang justru dimanfaatkan dengan brilian oleh Alaaeddine Ajaraie.
Tembakan sang penyerang gagal dihalau Sendri Johansyah, menggandakan keunggulan Persija menjadi 0-2.
Meski wasit memberikan tambahan waktu yang cukup panjang selama 12 menit, Persijap tak mampu menciptakan gol balasan hingga peluit panjang berbunyi.
“Masih ada sisa laga. Mudah-mudahan kita bisa mearaih poin agar bisa tetap di atas garis zona degradasi,” ungkap Dama, suporter Persijap, Selasa (5/5/2026).
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar