Mutasi Jabatan Jajaran Polres Rembang Untuk Penyegaran dan Pemberian Penghargaan

REMBANG-Mondes.co.id| Upacara mutasi jabatan di lingkungan Polres Rembang digelar pada Kamis (12/08/2021) pukul 07.30 WIB. Upacara Sertijab untuk jabatan Wakapolres, Kasat Res Narkoba, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasat Reskrim serta Pengangkatan Kabaglog Polres Rembang.

Sesuai Perpol No. 2 tahun 2021 yang telah berlaku, ada beberapa perubahan struktur organisasi pada tingkat Polres dan Polsek, salah satunya penambahan jabatan Kabaglog Polres Rembang.

Serah terima Jabatan Polres Rembang sebagai berikut. KOMPOL MOCH. ADIMAS PURWONEGORO SUGENG EKO, S.I.K sebagai Wakapolres Rembang, AKP GUNO TRIHANDOYO, S.T sebagai Kasat Narkoba, AKP BAMBANG SUGITO, S.Sos.M.H sebagai Kasat Intelkam, AKP HERI DWI UTOMO, S.H. sebagai Kasat Reskrim, IPTU
SUKO DIYANTO, S.H sebagai PS. Kasat Binmas dan AKP I Made Hartawan sebagai Kabaglog Polres Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan S.I.K, mengatakan, bahwa mutasi jabatan bagi seorang anggota Polri merupakan suatu hal yang wajar dan untuk penyegaran dalam sebuah organisasi. Disamping itu juga sebagai penghargaan yang diberikan kepada personil yang mempunyai nilai lebih.

“Dengan mutasi jabatan diharapkan anggota Polri akan dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang tugas-tugas kepolisian, sehingga kedepannya anggota polri dapat menghadapi permasalahan- permasalahan Kamtibmas yang semakin lama semakin bertambah kompleksitasnya”, tegas Kapolres.

Tidak lupa Kapolres beri ucapan terima kasih kepada pejabat lama karena atas dedikasinya dalam mengemban tugas serta mendoakan semoga kedepan diberikan kesehatan, kelancaran dan kesuksesan ditempat tugas yang baru.

Khusus kepada AKP I Made Hartawan selaku pengemban jabatan Kabaglog, Kapolres Rembang juga diberi ucapan selamat. Selanjutnya Kapolres Rembang berharap, semoga momentum Sertijab dapat memacu dan mampu memberi nilai tambah dalam peningkatan kinerja di kesatuan masing-masing personel.

Juga dalam menghadapi perkembangan situasi akhir-akhir ini terutama mengantisipasi gejolak sosial yang cenderung semakin meningkat baik dibidang politik, keamanan dan ekonomi, serta pandemi covid-19 yang sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan di lingkungan masyarakat.

[HmsRes]

(Hnd/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.