Foto: Penjual MinyaKita di Pasar Tlogowungu (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) Kabupaten Pati menyampaikan penjelasan adanya stok MinyaKita yang terbatas di pasaran.
Hal itu ditengarai adanya pembagian distribusi pasokan pada sejumlah program pemerintah.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdagperin Kabupaten Pati, Indyah Tri Astuti, mengungkapkan pengadaan pasokan MinyaKita di Pasar dilakukan atas koordinasi antara Disdagperin Kabupaten Pati bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang (KC) Pati.
Adanya program Bantuan Pangan Murah, Bulog selaku operator pendistribusian MinyaKita harus memanage stok untuk konsumen.
Sejauh ini, MinyaKita disalurkan untuk pedagang mitra Bulog.
Oleh sebab itu, masyarakat bisa membeli MinyaKita di toko-toko itu.
“Untuk MinyaKita di masyarakat karena memang Bulog punya pedagang mitra di pasar-pasar, maka selama ini mitra pedagang yang disupplay. Tapi saat ini stok belum bisa memenuhi kebutuhan keseluruhan di mitra karena ada Bantuan Pangan yang dicukupi bulan Mei ini,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.
Diproyeksi, pasokan MinyaKita di Kabupaten Pati akan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Oleh sebab itu, masyarakat selaku konsumen diminta bijak dalam membeli MinyakKita sesuai porsi kebutuhan rumah tangga.
“Ke depannya disupplay lagi ke pedagang mitra. Kami harapkan untuk semua masyarakat membeli MinyaKita maupun kebutuhan pokok lainnya seperlunya, pembelian sesuai kebutuhan saja. Jika harga sedang turun, sebisa mungkin jangan panic buying untuk langsung memborong,” pesannya.
Sebagai informasi, harga MinyaKita telah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) senilai Rp15.700 per liter.
Sedangkan, harga minyak goreng bermerk mulai dari Rp22.000 per liter, serta sifatnya komersil.
“HET MinyaKita Rp15.700, kalau harga minyak bermerk komersil tidak ada batasan. Harga minyak goreng bermerk ada Rp45.000 itu yang dua liter, kalau per liter ada yang Rp22.000 per liter,” paparnya.
Pihaknya berkolaborasi dengan Bulog untuk supplay MinyaKita ke pedagang mitra di beberapa pasar.
Bila stok MinyaKita di Bulog tersedia, maka penyaluran akan berlanjut untuk memenuhi pedagang mitra yang kekurangan.
“Semoga ke depannya kami bisa berkolaborasi dengan Bulog untuk supplay pedagang mitra di pasar-pasar Kabupaten Pati. Bila stok di Bulog mencukupi, kita akan supplay ke pedagang mitra yang kekurangan,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar