Foto: Kios BRI Link di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang yang dibobol maling (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Aksi pencurian dengan pemberatan menyasar sebuah Kios BRI Link di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.
Pelaku yang diduga telah merencanakan aksinya dengan matang, nekat membobol atap kios dan menggasak uang tunai puluhan juta rupiah pada Rabu, 15 April 2026 dini hari.
Kios milik Angga, warga Kutoharjo Pati tersebut, ditemukan dalam kondisi berantakan saat sang pemilik hendak membuka usahanya sekitar pukul 08.00 WIB.
Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakya Akbar, mengungkapkan bahwa pelaku diperkirakan beraksi sekitar pukul 02.00 WIB.
Guna memuluskan langkahnya, pelaku terlebih dahulu melumpuhkan kamera pengawas (CCTV) di dalam kios, guna menghilangkan jejak.
“Pelaku diduga masuk dengan cara membobol bagian atap, kemudian turun melalui plafon. Sebelum beraksi, mereka sempat merusak CCTV di dalam kios,” jelas AKP Alva dalam keterangan resminya, Kamis (16/4/2026).
Setelah berhasil masuk, pelaku dengan leluasa menguras isi kios.
Akibat insiden ini, korban melaporkan kehilangan uang tunai sebesar Rp35 juta, serta satu unit ponsel pintar yang ikut dibawa kabur.
Segera setelah menerima laporan, tim identifikasi Satreskrim Polres Rembang bersama Polsek Kaliori diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ini, fokus penyelidikan mengarah pada pemeriksaan rekaman CCTV dari bangunan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pengecekan terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Hingga kini, penyelidikan intensif terus dilakukan,” tambah Kasatreskrim.
Terpisah, Kepala Desa Mojorembun berharap pihak kepolisian segera meringkus oknum di balik pencurian ini, agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.
”Pemiliknya bernama Angga. Harapan saya selaku kepala desa, pelaku segera tertangkap agar tidak ada lagi warga kami yang menjadi korban serupa,” tegas Kades Mojorembun.
Pihak Kepolisian mengimbau kepada para pelaku usaha, terutama yang beroperasi di wilayah sepi atau hingga malam hari, untuk memperketat sistem keamanan.
Serta memastikan perangkat pemantau berfungsi optimal, demi mencegah terjadinya tindak kriminalitas di masa mendatang.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar