Hati-hati Pilih Calon Ketua Pasopati, Tri Setianto: Pasopati Jangan Sampai Kembali “Mandul”

PATI-Mondes.co.id| Ketua Paguyuban Solideritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kecamatan Gabus Tri Setianto meminta agar Kepala Desa (Kades) berhati-hati dalam memilih Calon Ketua Pasopati Kabupaten. Pemilihan direncanakan akan dihelat pada 18 September 2021 mendatang. Hal itu menyusul jangan sampai peran Pasopati akan kembali “Mandul”.

Dirinya yang juga sebagai Kepala Desa Sugihrejo menjelaskan, Mandulnya peran Pasopati sebelumnya dilihat dari sisi komunikasi dan informasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), namun tidak pernah tersalurkan kepada para Kades.

“Dulu Mandul, karena kegiatan yang ada hubungannya dengan Pemda tidak sampai ke semua Kades, sehingga ada sumbatan komunikasi antara Kades dengan Pasopati yang dulu,” ungkap Tri saat menghadiri agenda silaturahmi dengan Calon Kandidat Ketua Pasopati Sutrisno di Pati. Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, Dari 5 calon yang saat ini maju, bicara soal peraturan secara otomatis akan condong ke Sutrisno (Pak Pojok, red) yang merupakan salah satu pelaku penggagas dan pendiri Pasopati, sehingga diharapkan nantinya ke depan keberhasilan Pasopati yang dulu, akan bisa dibawa kembali untuk perjalanannya ke depan.

“Dari 5 calon yang ada, sesuai roh awal Pasopati dengan adanya Sutrisno, diharapkan nanti dalam proses ke depan Pasopati bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.

Meski begitu, Selaku Ketua paguyuban kecamatan, Tri tidak akan melakukan intervensi kepada para Kades yang ada di Kecamatan Gabus, karena itu tergantung masing-masing individu, dan para Kades bisa menentukan sendiri siapa yang menurutnya terbaik dalam memimpin.

“Intinya siapapun yang terpilih nantinya bisa mengakomodir semua permasalahan anggota di Pasopati, sehingga dengan audensi antara Calon dengan Kades di Gabus, maka para Kades bisa menentukan figur siapa yang nantinya akan dipilih,” paparnya.

Dirinya berharap, Masing-masing kandidat secara pribadi ada kedekatan emosional, pertemanan dan lain-lain. Namun yang jadi harapan, siapapun yang terpilih agar membentuk struktur pengurus Kabupaten yang ada di Kecamatan.

“Semoga nantinya informasi yang berkaitan dengan Kades bisa disampaikan, selain itu juga jangan sampai mencari keuntungannya sendiri,” tandasnya.

(Hdr/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.