Genteng Mayong hingga Wisata Sreni, Bupati Dorong BUMDes Maksimalkan Potensi Lokal

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Apr 2026 09:56 0 27 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Bupati Jepara Witiarso Utomo mendorong para petinggi desa untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Salah satunya di Kecamatan Mayong yang saat ini menunjukkan geliat ekonomi menjanjikan.

Industri genteng dan gerabah di Mayong Lor yang telah melegenda, konveksi, hingga potensi agrowisata seperti Wisata Tengah Sawah, menjadi aset penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Kecamatan Nalumsari dinilai memiliki potensi besar di sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

ketua pgri

Luas panen padi yang mencapai 2.652 hektare serta produksi buah-buahan yang melimpah, menjadi kekuatan utama.

Selain itu, industri furnitur ukir seperti gebyok dan destinasi wisata seperti Wana Wisata Sreni Indah, turut menjadi daya tarik tersendiri.

Hal ini terungkap dalam kegiatan pertemuan Forkopimcam, Petinggi, Carik, dan Ketua BPD se-Kecamatan Kedung, Nalumsari, dan Mayong, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa salah satu program unggulan yang memberikan dampak signifikan adalah program “Bupati Ngantor di Desa”.

Program ini dinilai mampu membedah potensi wilayah secara tematik dan spesifik, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.

“Dari 672 usulan masyarakat yang masuk melalui program ini, sebanyak 217 usulan telah berhasil diselesaikan pada tahun 2025. Sisanya akan kita tuntaskan di tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa konektivitas dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Jepara dengan pemerintah desa semakin solid.

BACA JUGA :  Geger Pengisian Perades Pati, LBH Djoeang Pati Wadul PTUN Semarang

Dampaknya pun terlihat pada sejumlah indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif.

“Pertumbuhan ekonomi kita meningkat signifikan menjadi 5,91 persen. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan dari 6,09 persen menjadi 5,79 persen,” tambahnya.

Dalam sektor infrastruktur, Pemkab Jepara terus menggenjot pembangunan melalui program “OTW Jepara Mulus” yang telah merealisasikan pemeliharaan jalan sepanjang 421,84 kilometer di seluruh wilayah kabupaten.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini