REMBANG – Mondes.co.id | Proses kerja sama pengelolaan Taman Kartini Rembang mengalami dinamika baru. Setelah sebelumnya sempat mencapai tahap persiapan paparan, investor lama dinyatakan mundur dari proses penjajakan kerja sama.
Sekretaris Dinbudpar Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, menjelaskan bahwa pembatalan tersebut terjadi karena adanya kendala internal dari pihak investor, meskipun sebelumnya proses sudah berjalan cukup jauh.
”Sudah mulai kita proses lanjut, tinggal paparan, tapi tiba-tiba menyampaikan bahwa mundur karena ada urusan internal mereka. Jadi, ya sudah,” jelas Isti.
Meski investor sebelumnya batal, Isti mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada pihak lain yang menyatakan minat untuk mengelola Taman Kartini.
Namun, pihak dinas menekankan bahwa segala sesuatunya masih dalam tahap kajian mendalam, terutama terkait pedoman aturan yang berlaku.
”Rencananya begitu (ada yang masuk lagi), tapi masih dalam proses kajian. Kita harus benar-benar melihat pedoman aturannya,” tambahnya.
Terkait nilai investasi atau nominal yang ditawarkan, Isti menyebutkan bahwa hal tersebut akan bergantung pada kesepakatan bersama nantinya.
Mengingat waktu yang sudah berjalan dan adanya perbedaan kondisi, kesepakatan akan dicari saat kedua belah pihak bertemu.
Rencananya, pertemuan antara pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan calon investor baru tersebut akan segera dijadwalkan.
”Rencana (pertemuan) bulan Mei ini akan dimulai. Nanti kesepakatan saja saat ketemu bareng-bareng di situ,” pungkasnya.
Redaksi
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar