Foto: Pesta Siaga yang digelar di Bumi Perkemahan (Buper) Karangsari Park, Desa Sudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Suasana penuh keceriaan menyelimuti Bumi Perkemahan (Buper) Karangsari Park, Desa Sudo, Kecamatan Sulang, kemarin.
Sebanyak 294 Pramuka Siaga utusan dari berbagai pangkalan se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang berkumpul untuk berkompetisi dan menjalin persaudaraan dalam perhelatan tahunan Pesta Siaga.
Penyelenggaraan tahun ini dinilai istimewa karena kembali menempati Karangsari Park, lokasi ikonik yang sempat lama tidak digunakan untuk ajang serupa.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mengenalkan kembali aset sejarah kepanduan daerah kepada generasi muda.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Rembang yang juga Bupati Rembang Harno, didampingi Bunda Siaga Kabupaten Rembang Musringah Harno, serta Ketua Kwarcab Rembang Gunasih.
Kehadiran jajaran pimpinan ini disambut antusias oleh para peserta.
Momentum keakraban memuncak saat para pimpinan turut larut menari bersama anak-anak di tengah lapangan, menciptakan suasana yang hangat dan inklusif.
Bunda Siaga, Musringah Harno, dalam arahannya menekankan pentingnya internalisasi filosofi “SAHABAT” yang merupakan akronim dari Santun, Bahagia, dan Hebat sebagai fondasi karakter Pramuka Siaga.
“Santun berarti menghormati orang tua dan menyayangi sesama. Bahagia bermakna menikmati setiap proses dengan kegembiraan. Sementara Hebat adalah wujud sikap pantang menyerah dan kemandirian,” tegas Bunda Musringah.
Ia juga menitipkan pesan khusus mengenai pelestarian lingkungan dengan mengingatkan para peserta untuk menjaga kebersihan Buper sebagai implementasi nyata dari Dasa Darma Pramuka, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Ketua Panitia, Arifin, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi ini merupakan bagian dari visi Kwarcab untuk melakukan nguri-uri atau merawat fasilitas daerah.
“Tujuannya adalah memperkenalkan kembali Karangsari Park kepada anak-anak secara langsung. Selama ini mereka mungkin hanya mendengar namanya, kini mereka merasakan langsung luasnya area terbuka yang sangat mendukung kreativitas mereka,” jelas Arifin.
Pesta Siaga kali ini menghadirkan 12 “Taman” yang menjadi ajang adu tangkas bagi para peserta.
Selain materi kepramukaan umum, terdapat kompetisi keterampilan khusus seperti pioneering (tali temali dengan tongkat), hingga lomba melukis tong sampah sebagai bentuk edukasi estetika dan kebersihan.
Salah satu peserta, Ahmad Fadzar, mengekspresikan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini.
“Sangat seru, terutama saat lomba tali-temali. Ini pertama kalinya saya datang ke Karangsari Park, tempatnya luas sekali,” ujarnya dengan wajah ceria.
Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Kwarcab Rembang berharap nilai-nilai kemandirian dan kedisiplinan yang didapat di Buper Karangsari Park dapat menjadi bekal berharga bagi masa depan para tunas muda di Kabupaten Rembang.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar