Banjir Bandang Terjang Kecamatan Tayu 4 Desa dan Dukuhseti 10 Desa

PATI-Mondes.co.id| Intensitas hujan tinggi di wilayah Pati utara mengakibatkan tanggul sungai jebol, banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Tayu dan Dukuhseti. Bahkan banjir kali ini sudah ada yang masuk permukiman warga.

Kecamatan Dukuhseti merupakan yang terparah terkena dampak banjir, hal ini terjadi sejak pukul 21.00 WIB, Selasa (23/2/2021) kemarin. Kemudian banjir semakin meluas sekitar pukul 22.00 WIB hingga dini hari.

Akibat intensitas hujan tinggi di wilayah pengunungan muria bagian utara. Air yang masuk ke sungai tidak kuasa menampung derasnya arus sehingga mengakibatkan tanggul jebol, Rabu (24/2/2021).

Sementara, untuk desa terdampak di Kecamatan Tayu sebanyak empat desa, yakni di Desa Keboromo, Luwang, Dororejo, dan Kalikalong. Sedangkan di Kecamatan Dukuhseti sepuluh desa berada di Desa Dumpil, Bakalan, Ngagel, Grogolan, Alasdowo, Dukuhseti, Kembang, Tegalombo, Puncel, dan Wedusan.

Banjir kali ini cukup parah di wilayah Kecamatan Dukuhseti, ketinggian air mencapai 1 meter lebih. Tapi saat ini sudah mulai surut,

Dari pantauan lapangan, hingga saat ini masih ada beberapa rumah warga yang terdampak banjir. Bahkan akses jalan raya Tayu-Puncel terputus, situasinya cukup rawan lantaran sebagian jalan masih tergenang air.

Bahkan puluhan kendaraan yang memaksa menerobos banjir menggunakan motor harus mengalami mogok, hal ini masih tingginya debet air di jalan raya Tayu-Puncel akibat jebolnya kali guno saat ini.

(AS/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.