Anggun dan Bernyali, Atlet Gopala Jepara Taklukkan Dinding Panjat Berkebaya di Hari Kartini

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 12:09 0 31 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Siapa bilang pakaian tradisional membatasi ruang gerak?

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Pemandangan tak biasa nan memukau tersaji di arena panjat tebing Batealit Sport Center, Jepara.

Balutan kebaya yang identik dengan keanggunan, sama sekali tak menyurutkan nyali para atlet perempuan Gopala Jepara untuk merayap dan menaklukkan tingginya dinding panjat.

Aksi heroik yang memadukan keindahan budaya dan olahraga penuh adrenalin ini, digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, kemarin.

ketua pgri

Momen ini sekaligus menjadi perayaan semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Bagi para srikandi panjat tebing ini, mengenakan kebaya di atas ketinggian bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap emansipasi wanita.

“Dengan semangat Kartini, kita berani bermimpi,” tegas Salsa Adelia, salah satu atlet Gopala Jepara seusai melakukan aksinya, Rabu (22/4/2026).

Hal senada diungkapkan oleh rekannya, Zahira Syamsa Sabatia.

Menurutnya, memanjat dengan mengenakan pakaian tradisional, memberikan tantangan sekaligus refleksi emosional.

“Lewat aksi ini, kami dapat menghayati bagaimana beratnya perjuangan Kartini di masa lalu,” ungkapnya bangga.

Pelatih Kepala Gopala Jepara, Abdul Kholiq, menuturkan bahwa kegiatan unik ini merupakan strategi pembinaan atlet yang dipadukan dengan pendekatan karakter dan sejarah.

Tidak hanya pandai membuat aksi teatrikal yang memukau, klub yang digawangi oleh Kholiq bersama asisten pelatih Wawan Riswandi dan M. Iqbal Arzaqin ini, memiliki rekam jejak prestasi yang patut diperhitungkan.

Saat ini, Gopala Jepara aktif membina 37 atlet yang rutin menjajal berbagai kejuaraan dari tingkat daerah hingga nasional.

BACA JUGA :  Lahan Tebu di Karangsumber Terbakar, Hampir Hanguskan Rumah Warga

Catatan emas klub

Kualifikasi Porprov dengan mengantongi 1 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu.

Sumbangsih Nasional dengan salah satu atlet binaan mereka, Sholikhin, kini berhasil menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Fokus klub kini tertuju pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP dan SMA yang akan datang.

Persiapan dan porsi latihan terus digenjot demi mendulang prestasi.

“Jangan takut bermimpi, semua punya hak untuk berprestasi,” pesan Abdul Kholiq memotivasi para anak didiknya.

Inovasi dan semangat juang atlet Gopala Jepara ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah setempat.

Camat Batealit, Yenny Diah Sulistiyani yang turut menyaksikan aksi tersebut, menegaskan komitmennya terhadap generasi muda.

Ia menyatakan bahwa pemerintah kecamatan akan terus hadir dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pemuda untuk terus berkembang, mengasah bakat, dan mengharumkan nama Jepara di kancah yang lebih tinggi.

Hari Kartini di Batealit tahun ini pun ditutup dengan satu pesan kuat “Perempuan Indonesia bisa tetap anggun, sekaligus tangguh menaklukkan rintangan apa pun”.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini