Foto: Fatkhur Rohman, selaku Pakar Hukum LBH Joeang (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati berkali-kali mendapat serangan dari masyarakat.
Terbaru yakni pembakaran spanduk besar berwajah Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi di gerbang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pati, kemarin.
Diketahui, tindakan tersebut dilakukan oleh aktivis AMPB, Supriyono alias Botok.
Mulanya, ia dan kelompoknya datang untuk bersolidaritas pada aksi Hari Anti Tambang.
Namun, setelah diberikan kesempatan orasi, ia malah bertindak provokatif.
Pakar Hukum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Joeang, Fatkhur Rohman, meminta polisi bergerak cepat mengusut ulah aktivis AMPB itu.
“Kami meminta pelaku segera ditangkap agar masyarakat tidak merasa resah dan situasi tetap kondusif. Agar tidak menimbulkan spekulasi liar,” pesannya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurutnya, tindakan membakar spanduk berwajah Kapolresta Pati di setiap agenda, menimbulkan teror kepada personal.
Kondisi ini membuat Kabupaten Pati semakin gaduh.
“Perbuatan pembakaran ini jangan hanya dilihat dari nilai kerugiannya saja, tetapi harus dilihat pesan apa yang ingin disampaikan oleh pelaku. Ini bisa menjadi bentuk teror yang bertujuan menciptakan situasi keamanan masyarakat menjadi tidak aman dan gaduh,” tegas Fatkhur Rohman.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar