Ratusan Kades Banjiri Deklarasi FKDI di Pati

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Des 2021 01:45 0 7 mondes


PATI-Mondes.co.id| Deklarasi Forum Kepala Desa Indonesia (FKDI) Kabupaten Pati dilaksanakan. Bertempat di Desa Gunung Wungkal, Kecamatan Gunung Wungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pada, Rabu (29/12/2021).

Tepat Pukul 14.00 Wib acara Deklarasi FKDI dimulai. Kegiatan yang dihadiri ratusan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Pati dan Jawa Tengah ini bertujuan menyatukan para Kades di seluruh Indonesia.

Mengawali pidato dalam pembukaan acara, Sutrisno Kades Sumbermulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menyampailan, bahwa dengan terbentuknya FKDI di Pati adalah wujud kekompakan para Kades dalam menerapkan UU Desa. Hal ini bukan berarti menyaingi organisasi lain yang sudah ada di Kabupaten Pati.

“FKDI hadir di Pati bukan sebagai organisasi tandingan. Pasopati tetap ada, hanya saja FKDI ini punya tujuan untuk menyatukan para Kades di Pati dalam melaksanakan kinerja sesuai perundang undangan, ” terang Sutrisno.

Sementara Suwardi Kades Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati selaku panitia penyelenggara mengatakan, terbentuknya FKDI Pati ini merupakan aspirasi para Kades di Pati. Hal ini sebagai sarana untuk menyambung tali silaturahmi yang merupakan forum komunikasi dan berbagi informasi antar Kades khususnya Pati maupun Jateng, bahkan seluruh Indonesia. Hal ini sebagai para Kades dalam menjalankan tugas bisa sesuai dengan aturan yang ada.

“Agenda besar FKDI adalah untuk mengembalikan marwah dan kewenangan Kades. Forum komunikasi ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi agar bisa kompak, dengan memberikan kesamaan persepsi sehingga terjadilah kerukunan dan kenyamanan di berbagai aspek untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Suwardi.

Ditambahkan Suwardi, saat disinggung soal yudisial review di Mahkamah Konstitusi (MK). Dirinya mengaku dalam hal ini masih diperjuangkan semoga saja dikabulkan, dan akan mengikuti hasil putusan MK yang merupakan putusan tertinggi.

“Kita selalu berdoa agar MK mengabulkan apa yang menjadi hak kami. Namun apapun hasil putusanya, kami tetap akan menghargai, dan tetap memperjuangkan hak kami. Mengingat, ini soal nasib semua Kades. Oleh sebab itu FKDI hadir sebagai forum komunikasi agar tercipta rencana-rencana baik kedepan. FKDI terbentuk sebagai wadah komunikasi Kades di seluruh bumi Indonesia ini,” tandasnya.

(Dn/Mondes)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *