Foto: atlet pelajar Kabupaten Rembang mulai berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Jawa Tengah 2026 (Mondes/Supriyanto) REMBANG — Mondes.co.id | Sebanyak 76 atlet pelajar terbaik dari Kabupaten Rembang mulai berjuang mengharumkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 yang berlangsung di Semarang.
Para atlet dijadwalkan mulai berlaga di arena pertandingan pada Rabu (2/9/2026).
Pada gelaran tahun ini, kontingen Kabupaten Rembang berpartisipasi dalam 10 dari total 23 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan.
Adapun 10 Cabor unggulan yang diikuti meliputi atletik, bulutangkis, karate, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, taekwondo, tenis lapangan, serta tenis meja.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Asrodin, menjelaskan bahwa para atlet yang memperkuat kontingen daerah, merupakan pelajar terpilih mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan kontingen Rembang dalam Popda Jawa Tengah bukan semata-mata mengejar medali, melainkan menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet berkelanjutan sejak usia dini.
“Karena Popda ini kan melatih atlet sejak tingkat SD. Harapannya bisa bertanding dengan maksimal, ini kesempatan untuk meraih prestasi,” kata Asrodin.
Asrodin berharap, seluruh atlet mampu menampilkan performa terbaik dan menjaga sportivitas selama kompetisi.
Pengalaman bertanding pada skala provinsi dinilai menjadi modal berharga bagi perkembangan karier para atlet muda di masa depan.
Selain motivasi kepada para atlet, Asrodin memberikan pengarahan khusus kepada para pelatih dan official agar memberikan pendampingan yang bijak selama mendampingi anak asuh mereka di Semarang.
Ia mengimbau agar instruksi dan evaluasi disampaikan secara persuasif tanpa meluapkan emosi.
Menurutnya, pengawalan mental dan kondisi psikologis atlet usia pelajar sangat penting untuk dijaga agar mereka dapat bertanding dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
“Saya berpesan kepada pelatih dan official, boleh menegur atlet, tapi jangan menggunakan fisik,” tegasnya.
Melalui sinergi dan dukungan penuh dari pelatih, official, serta seluruh lapisan masyarakat Rembang, kontingen daerah diharapkan mampu mencatatkan prestasi gemilang pada Popda Jawa Tengah 2026.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini