Foto: Laila Rahmawati (27) dan
Tasya Rizky Citra Lestari (19). (Mondes/dok. Humas KONI Pati) PATI — Mondes.co.id | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet asal Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu yang sukses mengharumkan nama Kabupaten Pati di kancah olahraga regional.
Kali ini, Laila Rahmawati (27) berhasil menyabet medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026 Semarang Raya dari cabang olahraga angkat berat kelas 69 kilogram putri.
Capaian gemilang ini bukanlah yang pertama bagi Laila.
Pada ajang Porprov Pati Raya tahun 2023 lalu, ia juga sukses mengamankan medali emas untuk kontingen Pati.
”Senang, tentunya senang banget kembali bisa mengharumkan nama Kabupaten Pati,” ujar Laila saat dihubungi, Kamis, 4 November 2026.
Laila mengaku hanya memiliki waktu persiapan yang singkat selama satu bulan di kompleks Stadion Joyokusumo sebelum turun bertanding di Porprov.
Waktu latihan yang terbatas tersebut harus ia bagi dengan kesibukannya sebagai mahasiswa semester akhir di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang tengah menjalani magang di klinik.
Tidak hanya disibukkan dengan kuliah dan latihan, Laila juga harus membagi waktunya dengan membuka layanan pijat di rumah.
”Latihan cuma sebulan yang rajin, karena bertepatan saya mahasiswa semester akhir yang harus magang di klinik. Di Pati juga saya banyak pasien massage,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar cabang olahraga yang digelutinya mendapat perhatian lebih dari pemerintah kabupaten, khususnya terkait sarana dan prasarana latihan yang dinilai masih belum berstandar.
Padahal menurutnya, cabang olahraga tersebut konsisten menyumbang medali bagi Kabupaten Pati, meski dengan jumlah atlet yang terbatas.
”Harapannya semoga olahraga seperti kami lebih diperhatikan, terutama untuk sarana dan prasarana karena tempat dan alat masih kurang berstandar. Dari tahun ke tahun juga selalu nyumbang medali walaupun atlet sedikit,” harapnya.
Prestasi keluarga ini semakin lengkap setelah sang adik, Tasya Rizky Citra Lestari yang juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Kabupaten Pati di ajang yang sama.
Tasya sukses meraih medali emas dari cabang olahraga angkat besi yang turun di nomor putri kelas 63 kilogram.
Gadis berusia 19 tahun ini menjalani persiapan selama 10 bulan, sebelum turun di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Sebab, Kabupaten Pati belum memiliki fasilitas yang lengkap untuk cabor angkat besi.
Untuk menghadapi hal tersebut, Tasya bersama pihak terkait berinisiatif menghadap Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesis (KONI) Kabupaten Pati, Sutarto Oenthersa.
Respons cepat pun diberikan oleh pimpinan induk olahraga tersebut.
”Sempat minta solusi ke Pak Ketua KONI. Dari Pak Kokok (sapaan akrabnya) direkomendasikan untuk Training Center (TC) dan didanai dengan dana hibah cabor. Akhirnya saya TC di Pacitan,” pungkas Tasya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini