Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru dengan Kekayaan Capai Rp6,3 Miliar

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 13:32 0 78 Redaksi

JAKARTA – Mondes.co.id | Badan Gizi Nasional (BGN) kini resmi beralih kepemimpinan.

Presiden Prabowo Subianto menetapkan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN dan menggantikan posisi Dadan Hindayana.

Penetapan ini telah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Informasi ini lantas memantik perhatian masyarakat.

Sebagai informasi, Nanik S Deyang semula menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam pengawasan pelaksanaan program makan bergizi gratis di berbagai daerah.

Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur pada 3 Januari 1968.

Ia memiliki latar belakang yang kuat di bidang jurnalistik dan komunikasi.

Karier profesionalnya dimulai sebagai wartawati di Tabloid Bangkit.

Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di Kelompok Media Peluang dan kemudian menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan pemerintahan.

Nama Nanik juga sempat menjadi sorotan publik setelah bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Seiring perjalanan kariernya, ia mendapatkan berbagai kepercayaan untuk mengemban jabatan di pemerintahan, hingga akhirnya ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana.

Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang kini mengemban tanggung jawab besar dalam mengawal pelaksanaan program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Bukan hanya posisi yang diemban oleh nanik, masyarakat juga menyoroti laporan harta kekayaan Kepala BGN tersebut.

Dikutip dari Beritasatu.com, berdasarkan catatan dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) per 17 Januari 2025, Nanik S Deyang memiliki total harta kekayaan sebesar Rp6.303.290.605.

BACA JUGA :  Senam Sehat, Langkah Pemkab Hidupkan Kembali Ikon Pantai Kartini Rembang

Dalam laporan tersebut tidak tercatat adanya utang, sehingga seluruh nilai yang dilaporkan merupakan kekayaan bersih.

Sebagian besar kekayaan Nanik berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan.

Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan pribadi serta kas dan setara kas yang turut menyumbang nilai asetnya.

Aset Properti

Berdasarkan laporan LHKPN, aset terbesar yang dimiliki Nanik S Deyang berasal dari kategori tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp5.402.000.000.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 85% dari total kekayaan yang dilaporkannya.

Sebagian besar aset properti tersebut berada di wilayah Depok dan Bekasi.

Beberapa aset properti dengan nilai terbesar yang tercatat dalam laporan, antara lain tanah dan bangunan di Bekasi senilai sekitar Rp700 juta, properti di Depok senilai sekitar Rp1,5 miliar, serta properti lainnya di Depok dengan nilai sekitar Rp1,2 miliar.

Selain itu, terdapat sejumlah aset tanah dan bangunan lainnya yang juga berlokasi di Depok dengan nilai yang bervariasi, mulai dari sekitar Rp163 juta hingga Rp700 juta.

Koleksi Kendaraan dan Kas

Selain memiliki aset properti, Nanik S Deyang juga melaporkan kepemilikan kendaraan dengan total nilai Rp705.000.000.

Seluruh kendaraan yang tercantum dalam laporan LHKPN tersebut juga berasal dari hasil sendiri.

Meliputi BMW 520i CKD A/T tahun 2014 dengan nilai Rp460 juta, Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T tahun 2013 senilai Rp180 juta, serta Toyota Avanza 1.300 G tahun 2007 yang ditaksir bernilai Rp65 juta.

Nanik juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp196.290.605.

Dana tersebut merupakan aset likuid yang tercatat dalam laporan kekayaannya.

Sementara itu, pada kategori surat berharga, harta bergerak lainnya, maupun harta lain, tidak tercatat adanya aset tambahan yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA :  Dinsos P3AKB Pati Giat Berdayakan Perempuan dan Lindungi Korban Kekerasan

Dengan tidak adanya utang yang tercatat, total kekayaan bersih Nanik S Deyang mencapai Rp6.303.290.605.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini