Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kapolres Trenggalek Ajak Ngobar Petani Kopi Semungklung

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Jun 2026 15:17 0 57 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Selain dalam misi memastikan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Trenggalek juga berusaha mendorong perekonian di wilayah mampu bertumbuh.

Hal tersebut diimplementasikan langsung di lapangan oleh jajaran Polri Bumi Menak Sopal melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Sebagaimana dilakukan Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki bersama sejumlah pejabat utamanya dengan bertandang ke puncak Gunung Semungklung via Kecamatan Pule.

Di samping meninjau pesona dan keindahan wisata alam pada ketinggian 1250 MDPL, orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini juga berbincang dan ngopi bareng (ngobar) para petani kopi lokal.

Secara substansial, agenda ditujukan untuk melihat sejauh mana potensi daya saing komoditas tersebut dalam mendongkrak kesejahteraan warga.

Melalui obrolan ringan, digali tentang hambatan-hambatan maupun kendala yang dihadapi pembudidaya kopi.

“Sengaja kami diskusi melalui obrolan santai bersama para petani kopi tentang berbagai hal. Termasuk strategi-strategi yang mungkin bisa kami lakukan untuk membantu,” sebut AKBP Ridwan, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut dia, bukan hanya sharing dan berbagi ilmu tentang budi daya tanaman sejuta umat itu saja, akan tetapi disampaikan pula ide pengembangan jenis kopi organik berbagai varian.

“Mengingat, saat sekarang berbagai kalangan mulai banyak menggemari jenis (kopi organik) ini. Seperti robusta maupun arabica,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim ini turut menyisipkan pesan agar para petani juga ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Terutama di kawasan hutan dan lingkungan sekitar mereka, demi tetap tercipta kondusifitas bersama.

BACA JUGA :  Puluhan Wartawan di Trenggalek Ikuti OKK Angkatan 22

“Ketika lingkungan aman, nyaman, dan kondusif dipastikan tiap kegiatan masyarakat termasuk perekonomian pun bisa berjalan baik. Kesejahteraan otomatis ikut meningkat,” tandas AKBP Ridwan.

Terlebih, lanjutnya, sekarang Kawasan Gunung Semungklung telah cukup dikenal oleh khalayak luas.

Komunitas-komunitas pecinta alam serta pendaki profesional baik level regional hingga nasional mulai merambah area Semunglung.

Secara tidak langsung, ke depan akan berdampak positif pada berbagai sektor aktivitas masyarakat sekitar lokasi.

“Jangan pernah lelah mengingatkan pengunjung agar ikut menjaga alam. Tidak boleh membuang sampah sembarangan atau puntung rokok yang masih menyala. Apalagi saat ini mulai memasuki musim kemarau panjang, sehingga punya kerentanan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini