Foto: Kondisi rumah di Sundoluhur yang ditabrak mobil SPPG (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Seorang kakek tua bernama Saliman warga Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati masih beruntung karena selamat dari hantaman mobil pengantar makanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pasalnya, mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sundoluhur 03 menerjang kediaman yang dijaga oleh Saliman hingga tembok jebol, kamar tidur rusak, dan lemari hancur.
Menurut keterangan Ketua Rukun Tetangga (RT) 14/Rukun Warga (RW) 02, Desa Sundoluhur, Sugihartono, warga terkejut dengan peristiwa itu.
Tak ada yang mengira mobil yang awalnya terparkir di depan SPPG yang letaknya di seberang rumah itu, meluncur dengan kecepatan tinggi.
Mobil itu diketahui selesai mengantar makanan.
“Selepas nganter nasi dari MBG, ceritanya udah parkir di depan situ, karena di tengah mau ditepikan oleh kepalanya mungkin dia belum pandai nyetir. Tancap gas langsung nabrak rumah ini,” ucapnya di lokasi kejadian, Rabu, 3 Juni 2026.
Warga sempat marah saat peristiwa itu terjadi dan menilai sang pengguna kendaraan baru belajar menyetir.
“Warga marah sih tentu, tapi kita kan kalau di sini kekeluargaan yang penting ganti rugi ada. Enggak ada korban, selamat,” imbuh Sugihartono.
Diketahui, pemilik asli rumah ini berada di luar daerah, sedangkan Saliman berada di rumah untuk menjaganya.
Warga sempat panik melihat kejadiannya, karena ternyata Saliman sudah mengalami gangguan pendengaran.
Bahkan, kakek tersebut tak menyadari waktu tidur terlelap di dalam rumah.
“Ini yang punya keluarga merantau semu. Ini sementara yang jaga Mbah Saliman, Alhamdulillah selamat saat tidur,” terangnya.
Pihak kepolisian sudah menengahi permasalah tersebut, hingga pihak SPPG Sundoluhur 03 bersedia untuk bertanggung jawab.
“Kepolisian ganti rugi, diselesaikan kekeluargaan. Ini semua kerugian di berita acara sekitar Rp10 juta, SPPG bersedia,” tutur Ketua RT.
Letak SPPG Sundoluhur 03 berada tepat di seberang rumah yang ditinggali Saliman.
Aktivitas para pekerja juga masih berlangsung, namun saat Kepala SPPG Sundoluhur 03 hendak ditemui, tak berkenan untuk dimintai keterangan oleh awak media.
Terpantau, terparkir 8 sepeda motor di depan SPPG dan pintu gerbang SPPG Sundoluhur 03 ditutup rapat.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar