Pererat Sinergi dengan Nahdliyin, Ahmad Luthfi Gandeng NU Bangun Jateng

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 09:03 0 24 Dian A.

SEMARANG – Mondes.co.id | Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, selama kepemimpinannya menggandeng banyak pihak untuk bersama-sama membangun daerahnya.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Salah satu pihak yang senantiasa digandeng dalam pembangunan tersebut adalah oraganisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU).

Hal itu disampaikan Luthfi saat menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, baru-baru ini.

Dalam acara itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAznas) dan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Darodji, Wakil Walikota Semarang Izwar Aminuddin, Wakil Walikota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, perwakilan partai politik, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin, dan tokoh lainnya.

ketua pgri

Luthfi mengaku, sudah sejak lama menggandeng para kiai, tokoh NU, dan warga nahdliyin untuk melakukan kerja-kerja bersama.

Bahkan, kerja sama itu dilakukan jauh sebelum menjadi Gubernur Jateng.

Pun pada saat menjadi Gubernur Jateng, kerja sama semakin dipererat.

Apalagi, banyak warga yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.

Kerja sama yang bisa dilakukan di antaranya penguatan peran ulama, pemahaman kepada masyarakat, menjaga stabilitas sosial, menumbuhkan perekonomian masyarakat,  dan lainnya.

“Saya bersama Gus Yasin senang, mengumpulkan balung pisah ini adalah tradisi yang harus diuri-uri (dilestarikan). Berbagai tokoh beda profesi bisa kumpul dengan semangat bersama,” kata dia.

Menurut dia, sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar, Nahdlatul Ulama yang di dalamnya terdapat para kiai maupun santri, memiliki peran sentral dalam membentuk karakter.

BACA JUGA :  Aksi Damai 13 Agustus Ricuh, Dinodai Oknum Tak Bertanggung Jawab

Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin, menyampaikan bahwa warga NU di Jawa Tengah terbanyak kedua setelah Jawa Timur.

Warga NU juga telah tersebar dalam berbagai macam profesi, maka komunikasi lintas sektoral di antara nahdliyin sangat penting.

“Tantangan yang harus diselesaikan itu banyak sekali. Maka menyatulah. Semakin besar, semakin rukun, dan bermanfaat bagi nahdliyin dan masyarakat secara umum,” ujarnya.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini