Pasar Minggu Kembangjoyo Bawa Angin Segar bagi Pelaku UMKM Pati

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Apr 2026 10:16 0 35 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pasar Minggu Kembangjoyo mulai digelar pada 26 April 2026.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Acara ini dalam rangka memeriahkan Alun-alun Kembangjoyo Pati sebagai pusat kuliner kota.

Memfasilitasi para pedagang, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan masyarakat yang ingin berolahraga pagi di alun-alun tersebut.

Ada juga panggung hiburan, senam sehat, dan wahana permainan anak-anak.

ketua pgri

Acara yang baru pertama kali digelar itu diramaikan oleh banyak pengunjung.

Mereka datang untuk berolahraga, menjajal wahana permainan, membeli aneka makanan dan minuman, serta mencari oleh-oleh khas Kabupaten Pati.

Kemeriahan itu pun membawa angin segar bagi pedagang yang menggelar lapak di Alun-alun Kembangjoyo, salah satunya Lilis (44).

Ia memanfaatkan momentum berjualan aneka jenis sarapan pagi di Alun-alun Kembangjoyo, bertepatan dengan Pasar Minggu Kembangjoyo ini.

Ia senang karena punya kesempatan menjajakan kulinernya di antara keramaian warga yang berkunjung.

Sehingga, ia berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang telah berpihak pada pelaku usaha menengah.

“Saya sangat antusias sekali, karena Pasar Minggu Kembangjoyo sangat membantu pedagang maupun UMKM. Baru pertama kali ini di sini karena acaranya baru ini,” kata wanita yang berjualan nasi pecel dan nasi tahu campur itu ketika diwawancarai awak media, kemarin.

Lilis yang biasanya berjualan nasi di Desa Ngipik, Kecamatan Pati kini bisa mengenalkan masakannya ke masyarakat yang hadir ke Alun-alun Kembangjoyo.

Bahkan, di hari pertamanya berjualan sudah kedatangan ratusan pembeli.

BACA JUGA :  RS Mitra Bangsa Bagikan 1.200 Kantong Daging Kurban ke Masyarakat Sekitar

“Kalau hari biasa jualan warung makan Ma’e di belakang RSUD Soewondo, tapi menunya macam-macam. Kalau hari ini menunya nasi pecel dan nasi tahu campur,” ungkapnya sembari melayani pembeli.

Dirinya berharap, lapak dagangannya selalu laris oleh pembeli di setiap event ini.

Bahkan, ia meminta agar Pasar Minggu Kembangjoyo bisa diselenggarakan setiap pekan.

“Harapannya setiap minggu dan laris-manis. Ini tadi yang beli gak kehitung,” pungkasnya.

Pada kegiatan Pasar Minggu Kembangjoyo, hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pati Teguh Widyatmoko.

Selain itu, juga ada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Bhakti Junior Isrony, serta Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Joni Kurnianto.

Hal ini semakin menegaskan bahwa Pemkab Pati serius mendorong kemajuan ekonomi lokal di Bumi Pesantenan.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Pati mengajak masyarakat Kabupaten Pati mengunjungi alun-alun yang berlokasi di Kelurahan Kalidoro tersebut.

Ia juga berjanji akan menambah lampu penerangan di tempat tersebut.

“Warga Pati dapat hadir setiap minggu genap kita adakan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kembangjoyo. Mei juga akan ada penataan Alun-alun Kembangjoyo untuk penerangan juga ada pengadaan, supaya Alun-alun Kembangjoyo ramai lagi, meriah lagi, bisa menjadikan tempat berkumpul keluarga lagi, sehingga UMKM Alun-alun Kembangjoyo meriah lagi,” ungkapnya meninjau lapak UMKM.

Chandra meminta para pedagang mencantumkan daftar menu beserta harganya secara detail.

Sehingga pembeli bisa tahu nominal yang perlu dikeluarkan dari dompet.

“Semua yang ada di sini mewajibkan ada daftar list menu dan harganya, supaya masyarakat pada saat membeli jajanan di Alun-alun Kembangjoyo sudah jelas harganya berapa, harus membayar berapa,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kurangi Tingkat Stres WBP, Mahasiswa IAIN Kudus Beri Bimbingan Konseling di Lapas Pati

Ia juga menyoroti kenakalan juru parkir di pintu masuk Alun-alun Kembangjoyo yang memasang tarif Rp2.000 sampai Rp5.000 untuk kendaraan roda dua.

Padahal, secara regulasi yang berlaku, tarif parkir di Alun-alun Kembangjoyo untuk roda dua Rp1.000, sedangkan roda empat Rp2.000.

“Tadi ada keluhan masyarakat di Alun-Alun Kembangjoyo, sepeda motor Rp5 ribu. Besok Senin kami pasang banner parkir Rp1 ribu untuk sepeda motor dan Rp2 ribu untuk mobil,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini