Muncul Lagi Korban dan Saksi Kasus Pelecehan Seksual Ndholo Kusumo

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 12:52 0 26 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Pati, kemarin.

Tujuannya untuk mendampingi laporan satu korban dan satu saksi pelecehan seksual di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Ketua Presidium ASPIRASI, Gus Tomi, mengatakan kedatangan ini sesuai janji untuk mengawal korban yang datang ke posko.

“Sesuai janji, kami datang dan akan mengawal korban yang datang ke posko. Hari ini kami ke Polresta untuk membuat laporan,” ujarnya.

Gus Tomi meminta masyarakat tidak menyematkan stigma buruk kepada pesantren hanya karena ulah oknum.

Menurutnya, pesantren memiliki jasa besar bagi bangsa, termasuk melahirkan tokoh-tokoh nasional.

Ia juga mendorong korban untuk berani bersuara.

Lantaran, diamnya korban bisa membuat pelaku mendapat hukuman ringan atau bahkan bebas.

“Untuk para korban, kalau kemarin jenengan dikecewakan oleh oknum dari pesantren, maka perkenankan kami dari keluarga pesantren untuk membantu, mendampingi, dan memulihkan trauma jenengan,” katanya.

Saat ini, ASPIRASI mencatat satu korban dan satu saksi yang berani melapor. Jumlah itu disebut berpotensi bertambah.

Gus Tomi menyebut, banyak korban belum berani bicara karena kondisi psikologis, terutama yang sudah menikah dan khawatir pada nama baik keluarga.

Koordinator ASPIRASI, Ulil Amri, menyatakan pihaknya membuka posko pengaduan dan bantuan hukum gratis selama 24 jam.

Ia meminta korban tidak takut melapor dan memastikan timnya akan mengawal proses pelaporan.

BACA JUGA :  Tim Robotik MTsN 1 Pati Boyong Medali dari Malaysia

“Saya memohon kepada yang merasakan, jangan takut. Kami akan jaga keamanannya 24 jam dan mengawal proses pelaporannya,” ujar Cak Ulil, sapaannya.

Cak Ulil juga mengapresiasi Polresta Pati yang menerima kedatangan aliansi meski saat hari libur.

Kepolisian dinilai merespons baik laporan yang disampaikan.

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polresta Pati, Iswantoro, membenarkan adanya laporan satu orang lagi terkait peristiwa di Ponpes Ndholo Kusumo.

Ia menyebut, tim penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Untuk pasal kita menunggu hasil pemeriksaan, seperti apa yang kita terapkan, dan apa yang dialami korban,” ucapnya.

Iswantoro berharap, apabila ada korban lain di Ponpes Ndholo Kusumo agar segera mengadu ke Polresta Pati.

Saat ini, polisi sudah membentuk posko pengaduan khusus terkait kasus di Ponpes tersebut.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini