Foto: Penyerahan penghargaan Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti mendapat penghargaan sebagai salah satu Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati.
Penganugerahan tersebut diserahkan di Pendopo Kantor Bupati Pati bersamaan dengan sosialisasi pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin.
Diketahui, Desa Ngagel meraih Peringkat 2 Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati.
Tentunya, pencapaian membanggakan tersebut membuat desa harus terus berkembang dan berbenah.
Kepala Desa (Kades) Ngagel, Suwardi menjelaskan nominasi Desa Anti Korupsi tersebut ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pada 2023 lalu.
Selanjutnya, Inspektorat Daerah Kabupaten Pati menindaklanjuti adanya program Desa Anti Korupsi ke tingkat kabupaten.
“Instruksi Gubernur di awal 2023, Desa Ngagel ikut perluasan Desa Anti Korupsi bersama 20 desa lainnya di Kabupaten Pati. Artinya, Inspektorat menindaklanjuti dan proses penilaian sesuai standar dari KPK,” ujarnya kepada awak media, Kamis, 16 April 2026.
Dari 20 desa di Kabupaten Pati yang masuk nominasi Desa Anti Korupsi, Desa Ngagel terpilih ke dalam tiga besar.
Ia sangat bangga dengan pencapaian tersebut, sekaligus akan semakin meningkatkan transparansi kebijakan publik.
Suwardi berkomitmen akan mengelola pelayanan publik dengan lebih transparan dan akuntabel.
Langkah-langkah menyajikan informasi secara detail akan dilakukan oleh pemerintah desa (Pemdes) tersebut.
“Dengan potensi desa yang ada, dengan penduduk yang banyak, kita selalu terbuka terkait kegiatan dan program apa saja di desa. Kita mengelola tata pemerintahan yang akuntabel, keterbukaan publik, baik infografis, dan media sosial,” urainya.
Menurutnya, Pemdes Ngagel masih banyak pekerjaan rumah (PR) untuk membenahi infrastruktur desa, termasuk penanganan ruas jalan dan jaringan kelistrikan.
Ia mengajak masyarakat mendukung program-program Pemdes.
“Masih banyak PR. Desa yang luas, infrastruktur banyak kita memang ekstra butuh dukungan masyarakat dan pemerintah di atas terkait jaringan listrik, jalan-jalan juga ada yang masih rusak,” urai Suwardi.
Disampaikannya pula bahwa efisiensi anggaran dana menyebabkan Pemdes Ngagel harus memutar otak memprioritaskan pembangunan.
Terlebih, Dana Desa (DD) di tahun 2026 menurun dibanding tahun 2025.
“Dana Desa tahun ini turun drastis, Rp373 juta. Kalau di tahun 2025, Rp1 miliar 300 jutanan (Rp1,3 miliar). Kita memaksimalkan dan mengoptimalkan sumber daya yang ada,” paparnya.
Pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk pengelolaan anggaran dana dengan baik.
Ia berharap adanya sinergi antar unsur dalam memajukan pembangunan di daerah.
Sebagai informasi, Peringkat 1 Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati diraih Desa Wonosekar Kecamatan Gembong.
Peringkat 2 Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati diraih Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti.
Peringkat 3 Desa Anti Korupsi di Kabupaten Pati diraih Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar