Korban Jalan Berlubang Butuh Donasi Operasi Bedah Kepala

PATI-Mondes.co.id| Nasib nahas dialami Adrienne, bocah perempuan usia 2 tahun asal Desa Banyutowo. Ia menjadi korban kecelakaan tunggal bersama ibunya, Mariana lantaran menghindari jalan berlubang saat melintas di Jalan Raya Tayu-Puncel turut Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Saat ini, anak ke 4 dari 4 bersaudara pasangan Teguh dan Mariana warga Desa Banyutowo RT 04 RW 01 ini tengah tergeletak tak berdaya di ruang ICU Keluarga Sehat Hospital (KSH)
Pati.

“Kejadiannya Selasa (16/11) kemarin sekitar jam 9 pagi. Saat itu saya mengendarai motor dari Tegalombo menuju Puncel. Karena menghindari jalan berlubang, motor saya oleng kemudian menabrak anjing,” cerita Mariana, saat dikonfirmasi, Kamis (18/11).

Nahasnya kepala Adrienne membentur aspal yang menyebabkan pendarahan otak, pendarahan telinga dan mengalami retak tengkorak bagian kanan.

Saat ini, bocah malang tersebut masih dirawat diruang ICU RS KSH Pati pasca operasi. Dari keterangan Mariana, untuk tindakan operasi bedah crainotomi atau bedah kepala dibutuhkan anggaran sebesar Rp 43 juta.

“Belum nanti biaya ruang ICU pasca operasi nanti dan tindakan lainnya. Karena anak saya juga belum terdaftar di BPJS. Kami hanya berharap masih ada pihak yang berkenan membantu biaya operasi anak kami,” pintanya sambil mengusap air mata.

(Ed/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.