Dugaan Tipikor Kades Bulumanis Lor Berujung Praperadilan di Pengadilan Negeri

PATI-Mondes.co.id| Pengadilan Negeri (PN) Pati menggelar sidang Pertama Praperadilan bernomor 3/pra-pdn/2021/Pn.Pti. Atas dugaan kasus Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) yang di lakukan Kepala Desa (Kades) Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang terkesan mendadak di berhentikan tanpa diketahui SP3nya.

Berdasarkan Keterangan dari kuasa hukum Pemohon menerangkan jika Praperadilan ini atas pelaporan yang masuk ke Polda Jateng pada 9 Juni 2020 dengan bukti Pengaduan, SPA/358/VI/2020/Reskrimsus. Namun kemudian dilimpahkan ke Polres Pati pada 3 Juli 2020 dengan tanda terima pelimpahan B/6084/VII/RES.7.4./2020/Reskrimsus, Selanjutnya diterima Kanit Idik unit lll Tipikor IPTU Miftah Anshori, dengan surat nomor B/5778/VII/Res.3.3./2020/ResPati.

“Berawal laporan warga atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Kades Bulumanis Lor ke Polda Jateng, namun setelah di limpah ke Polres terkesan laporan tersebut tidak ditindak lanjuti oleh Unit III Tipikor,” terang Dika Andriyanto Kuasa Hukum Pemohon, Jum’at (12/11/2021).

Kasus ini telah di SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) terkesan hanya sebagai formalitas saja. Terhitung sudah 9 bulan tidak ada perkembangan dalam penyidikan, ini terhitung sejak Februari 2021. Padahal pelaporan sudah bulan Juni 2020, hingga saat ini belum ada proses hukum jika di berhentikan juga tidak dilampiri dengan surat perintah pemberhentian penyidikan (SP3) secara resmi/ Tertulis namun mendadak tidak ada perkembangan.

“Penanganan perkara ini terkesan tidak serius, jika memang diberhentikan harus ada kejelasan, sudah berbulan-bulan tak ada kabar yang jelas, paling tidak jika di SP3 kan harus prosedur,” ungkapnya.

Sementara, dari pantauan awak media saat sidang praperadilan, Hakim Eri Acuka Barata yang memimpin jalannya sidang, menyampaikan sidang akan dilanjutkan dan terjadwal dan atau pelaksanaan sidang Praperadilan akan di gelar kembali pada Senin hingga Jum’at (15-19/11/2021). Hakim tunggal menyatakan, guna menambahkan bukti-bukti dan saksi sekaligus jawaban dari termohon.

“Proses ini harus dilalui untuk memberikan sebuah keputusan Praperadilan pemohon, saksi-saksi dan bukti, atas kasus dugaan Tipikor yang sudah di lakukan oleh Kades Bulumanis Lor,” tegas Hakim Tunggal Eri Acuka Barata, dengan Perkara bernomor 3/pra-pdn/2021/Pn.Pti.

Sementara, di tempat berbeda usai sidang selesai kuasa hukum pemohon, Dika Andriyanto, menambahkan, pihaknya sudah menyerahkan dan membacakan gugatan dalam sidang Pertama yang berkaitan dengan Administrasi pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dari Penyidik Polres Pati.
Hal ini apakah sudah sesuai apa belum dalam pelaksanaan penyidikan atas kasus adanya dugaan Tipikor yang telah dilakukan Kades Bulumanis Lor. Faktanya laporan ini sudah dari tahun 2020 sampai saat ini terkesan diam tidak ada tanda-tanda perkembangan perkaranya itu seperti apa.

“Menurut pandangan kami, kasus ini kok diberhentikan, meskipun di satu sisi belum ada putusan surat perintah pemberhentian penyidikan (SP3), namun bukti-bukti tadi sudah kami serahkan ke Hakim disini, jadi kita tunggu sajalah proses selanjutnya seperti apa, biarlah majelis Hakim yang memutuskan keputusannya seperti apa, jadi kita tunggu saja sama-sama,” tandasnya.

(Dn/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.