Foto: Penyerahan bantuan massal kepada masyarakat (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati meluncurkan Program Bantuan Massal tahun 2026 dengan total anggaran sebesar Rp1,626 miliar.
Program tersebut secara resmi diluncurkan di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa, 30 Juni 2026.
Bantuan tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari bedah rumah, beasiswa, bantuan modal usaha, bantuan bagi fakir miskin, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga bantuan untuk tempat ibadah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen Baznas dalam menyalurkan dana zakat secara terbuka dan tepat sasaran.
“Pada hari ini kita melaksanakan launching Program Bantuan Massal Baznas yang telah direncanakan oleh teman-teman Baznas. Total anggaran yang disalurkan sebesar Rp1,626 miliar untuk berbagai program, mulai dari bedah rumah, beasiswa, bantuan modal kerja, fakir miskin, bantuan guru PAUD, hingga tempat ibadah,” ujarnya.
Chandra menjelaskan, penyaluran bantuan dari Baznas sebenarnya telah berjalan sebelumnya.
Namun, peluncuran kali ini dilakukan secara massal sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Program serupa juga direncanakan kembali pada September 2026.
Menurutnya, kepengurusan Baznas periode 2026–2031 berkomitmen menerapkan pengelolaan zakat yang terbuka.
Masyarakat dapat memantau seluruh program dan penyaluran dana melalui website Baznas Kabupaten Pati.
Ia pun mengajak masyarakat, khususnya yang memiliki kemampuan finansial, untuk menunaikan zakat melalui Baznas Kabupaten Pati.
“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Pati yang memiliki kelebihan harta untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Pati. Sekarang sudah ada aplikasi maupun website, sehingga seluruh pengeluaran dan penyaluran dapat dipantau oleh masyarakat,” katanya.
Chandra menambahkan, penghimpunan zakat tidak hanya berasal dari aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga telah mendapat dukungan dari kalangan pengusaha di Kabupaten Pati.
Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Pati, Minanurrochman, mengatakan peluncuran program bantuan massal bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baznas.
“Launching ini sengaja kami tampilkan untuk mendorong para pemberi zakat di Kabupaten Pati. Kalau kesadaran untuk berzakat tidak dibangunkan, ya mereka akan tetap diam. Karena itu kami melakukan pendekatan melalui silaturahmi,” ungkapnya.
Selain melakukan pendekatan kepada para calon muzaki, Baznas Kabupaten Pati juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pati agar segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan zakat.
Regulasi tersebut diharapkan dapat memperluas penghimpunan zakat, khususnya dari sektor swasta, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar