Foto: KOMPETITIF: Ketua Harian PBSI Pati Imbang Setiawan saat menyerahkan trofi juara umum POPDA 2026 Bulutangkis kepada SMPN 1 Pati (Mondes/istimewa) PATI – Mondes.co.id | Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pati terus memperkuat fondasi pembinaan olahraga pelajar sebagai investasi jangka panjang.
Terutama dalam mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Pati 2026 yang tahun ini tampil lebih kompetitif, dan pertama kalinya digelar di GOR Pesantenan Pati.
Agus Joko Suseno, Sekretaris Pengkab PBSI Pati, mengatakan 17 kategori dipertandingkan dari semua jenjang sekolah.
Baik dari tingkat SD hingga tingkat SMA dengan total mencapai 209 peserta.
“Ini adalah bentuk keperpihakan PBSI Pati untuk mendukung program ekstrakurikuler sekolah, khususnya olahraga bulutangkis. Sehingga POPDA bisa menjadi ajang pembuktian keberhasilan sekolah dalam melakukan pembinaan prestasi siswa,” ujar Joko.
Ditambahkan, PBSI Pati juga mempunyai program untuk mensinergikan antara ekstrakurikuler sekolah dengan klub-klub bulutangkis yang berada di bawah naungannya.
Sehingga, POPDA merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan daerah.
“Sehingga nantinya semakin banyak atlet bulutangkis Pati yang mampu berbicara banyak di kompetisi yang lebih tinggi,” imbuh Joko.
Tiga sekolah dari semua jenjang keluar sebagai juara umum pada final POPDA Pati 2026 Cabor Bulutangkis pada Jumat malam, 29 Mei 2026 itu.
Tingkat dasar, SDN 1 Pati Wetan berhasil keluar sebagai juara umum.
“Bersama SMPN 1 Pati dan SMA 3 Pati yang keluar sebagai juara umum untuk tingkat SMP dan SMA. Selanjutnya para juara 1 akan dipersiapkan untuk POPDA Provinsi Jawa Tengah 2026 yang rencananya bakal digelar September mendatang,” tutupnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar