Foto: Kondisi ruas Jalan Guyangan-Jetak (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Ruas jalan penghubung Desa Guyangan Kecamatan Trangkil menuju Desa Jetak Kecamatan Wedarijaksa dikeluhkan warga.
Hal ini akibat kondisinya yang rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Ruas yang menjadi penghubung antar kecamatan itu, disebut sudah lama tidak tersentuh perbaikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat sejumlah titik jalan mengalami kerusakan cukup serius.
Aspal tampak mengelupas dan banyak lubang menganga di sepanjang ruas tersebut.
Kondisi itu memaksa pengendara yang melintas untuk memperlambat laju kendaraan.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan.
Salah satu warga, Lutfi Majid, mengaku khawatir dengan kondisi jalan tersebut.
“Sering rusak, berlubang parah. Khawatir lewat pas malam bisa terperosok karena minim penerangan,” jelasnya, Selasa, 21 April 2026.
Ia berharap, pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat ruas itu kerap dilalui masyarakat setiap hari.
“Kalau bisa segera diperbaiki lah,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, memberikan tanggapan.
Ia memastikan ruas jalan penghubung antara Desa Guyangan menuju Desa Jetak telah masuk dalam rencana perbaikan tahun 2026 dengan anggaran dana sebesar Rp1 miliar.
“Untuk jalan Guyangan-Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk direncana perbaikan jalan 2026 ini dengan alokasi anggaran Rp1 miliar,” urainya.
Namun demikian, pelaksanaan perbaikan masih menunggu arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
“Masih menunggu arahan dari Bapak Plt Bupati. Mudah-mudahan April 2026 sudah bisa mulai pelaksanaan,” bebernya.
Hasto juga menyebut masih ada sejumlah ruas jalan lain di Kabupaten Pati yang mengalami kerusakan dan belum tertangani.
Untuk tahun 2026, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp200 miliar guna rehabilitasi jalan dan jembatan di berbagai titik.
“Untuk jalan di Pati yang rusak di antaranya di Guyangan-Runting, Juwana-Guyangan, Tlogowungu-Bapoh, Boloagung-Trimulyo, Prawoto batas Kudus, Tayu-Dukuhseti, Jenggolo-Pegandan. Anggaran untuk rehabilitasi jalan dan jembatan tahun 2026 ini kurang lebih Rp200 miliar,” jelasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar