Pemprov Jateng Turun Tangan Atasi Banjir Rob Tunggulsari Tayu

waktu baca 3 menit
Senin, 22 Jun 2026 15:36 0 103 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera menangani banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati.

Perbaikan tanggul jebol sepanjang sekitar 450 meter menjadi prioritas utama untuk mencegah air rob terus masuk ke permukiman warga dan area tambak.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Jateng, Urip Sihabudin, mengatakan dirinya mendapat tugas langsung dari Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Tepatnya untuk meninjau kondisi warga terdampak, sekaligus mengecek tanggul yang menjadi penyebab masuknya air rob ke kawasan permukiman.

“Bapak Gubernur menugaskan kami untuk bersilaturahmi dengan warga yang terdampak, sekaligus mengecek tanggul-tanggul yang menjadi penyebab banjir rob masuk ke pemukiman warga,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir rob di Desa Tunggulsari, Senin, 22 Juni 2026.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, ditemukan beberapa titik tanggul jebol yang membutuhkan penanganan segera.

Total panjang tanggul yang akan diperbaiki mencapai sekitar 450 meter.

“Dalam jangka pendek kami akan tangani dulu tanggul-tanggul jebol di Tunggulsari. Panjangnya sekitar 450 meter dan akan kami upayakan ditangani sesegera mungkin,” kata Urip.

Selain penanganan darurat tersebut, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan untuk mengatasi persoalan rob secara lebih menyeluruh.

Salah satunya melalui peninggian tanggul di sepanjang aliran sungai menuju laut yang berada di kawasan tambak.

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjelaskan terdapat jalur sungai sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang membutuhkan penanganan lebih lanjut agar mampu menahan limpasan air rob.

BACA JUGA :  Waduh, Polisi yang Dianiaya Saat Dangdutan Ternyata Wakapolsek

“Ada sekitar satu kilometer jalur sungai menuju laut yang perlu ditinggikan. Namun yang paling mendesak saat ini adalah perbaikan tanggul jebol yang totalnya sekitar 450 meter,” ujarnya.

Chandra menambahkan, hasil pengecekan lapangan telah disampaikan kepada Pemprov Jateng agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan.

Selain membahas penanganan infrastruktur, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak rob.

Bantuan dari Pemprov Jateng meliputi 150 paket sembilan bahan pokok (sembako), 200 paket makanan siap saji, air mineral, family kit senilai sekitar Rp33 juta, kasur, serta sejumlah tenda darurat.

Tak adanya warga yang mengungsi, tenda-tenda tersebut akan disimpan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati untuk digunakan saat terjadi bencana di kemudian hari.

Bantuan juga datang dari berbagai pihak lainnya.

BPBD Kabupaten Pati menyalurkan 20 paket sembako dan 30 dus mie instan.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati memberikan 100 paket sembako.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyerahkan 40 paket sembako.

Sedangkan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati menyalurkan bantuan sandang dewasa, perlengkapan keluarga, terpal, kasur, dan selimut.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini