Kotak Sedekah Tiap Desa di Jepara Tunjukkan Potensi Luar Biasa, Tunjang Kemaslahatan Warga 

waktu baca 3 menit
Selasa, 23 Jun 2026 16:23 0 37 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Gerakan sedekah di tingkat akar rumput Kabupaten Jepara menunjukkan potensi yang luar biasa.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara mulai membuka Kotak Sedekah yang tersebar di seluruh kantor balai desa se-Kabupaten Jepara pada Juni 2026.

Agenda berkala enam bulanan ini sukses mencatatkan perolehan dana signifikan untuk menunjang program sosial kemasyarakatan di tingkat desa.

Hingga Senin (22/6/2026), total dana yang berhasil dihimpun dari Kotak Sedekah di balai-balai desa tersebut telah menyentuh angka Rp143.483.000.

Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu, total dana dari sektor ini mencapai Rp603.225.500 atau menyumbang sekitar 3,91 persen dari total penghimpunan BAZNAS Jepara.

Sejumlah desa tercatat memberikan kontribusi yang sangat tinggi pada periode ini, berkat komitmen dan inovasi pemerintah desa (Pemdes) setempat dalam mengajak masyarakat berbagi.

Pemerintah Desa Mayong Lor memimpin dengan perolehan sebesar Rp8,9 juta, disusul Desa Kedungleper (Kecamatan Bangsri) sebesar Rp6,2 juta.

Sementara di Kecamatan Batealit, Desa Ngasem mencatatkan Rp5,8 juta dan Desa Raguklampitan memperoleh Rp5,7 juta.

Modin Raguklampitan, Mohammad Sholeh, mengungkapkan bahwa perangkat desa setempat telah berkomitmen untuk bersedekah rutin setiap bulan.

Selain itu, mereka aktif mengedukasi warga yang sedang mengurus administrasi di balai desa.

“Kami memang sudah bersepakat, tiap bulan perangkat desa sudah rutin bersedekah ke BAZNAS. Termasuk, kami juga terus mendorong warga agar bersedekah melalui Kotak Sedekah yang disediakan,” ujar Sholeh.

Strategi serupa juga diterapkan di Desa Kedungleper.

BACA JUGA :  Getaran Asmara, Program Massage Balita Inovatif Puskesmas Kayen

Petinggi Desa Kedungleper, Makmun, menjelaskan bahwa penempatan kotak yang strategis di ruang pelayanan publik menjadi kunci utama.

“Saat ada warga yang datang, kami sarankan untuk mengisi seikhlasnya. Terutama saat ada warga yang sedang mengurus izin keramaian atau hajatan,” jelas Makmun.

Manfaat dari Kotak Sedekah ini dirasakan langsung oleh pihak desa.

Makmun menambahkan, dana yang terkumpul sangat membantu kegiatan sosial lokal, seperti santunan anak yatim dan kaum dhuafa saat momentum Sedekah Bumi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, M. Nasrullah Huda, mengapresiasi tinggi komitmen Pemdes dan berharap desa-desa lain dapat meniru langkah strategis ini.

Ia pun mendorong seluruh Pemdes di Jepara untuk lebih aktif mengoptimalkan penghimpunan di sisa waktu bulan Juni.

“Gerakan sedekah di balai desa merupakan wadah efektif untuk menumbuhkan gotong royong lokal. Sosialisasi dan imbauan kepada warga yang sedang mendapatkan pelayanan bisa terus ditingkatkan agar hasilnya lebih maksimal,” tutur pria yang akrab disapa Gus Huda tersebut, Selasa (23/6/2026).

Gus Huda menegaskan bahwa seluruh dana yang berhasil dihimpun akan dikembalikan sepenuhnya atau 100 persen ke desa asal, demi kemaslahatan warga setempat.

Namun, ia menekankan pentingnya aspek akuntabilitas.

“Dana Kotak Sedekah yang dihimpun di masing-masing desa akan dikembalikan penuh 100 persen. Hanya saja, untuk proses pencairannya harus dilengkapi dengan perencanaan penggunaan yang jelas agar peruntukannya terukur dan tepat sasaran,” pungkas Gus Huda.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini