Foto: Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menjaga kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran dana.
Hal ini ia sampaikan setelah sosialisasi pencegahan korupsi oleh KPK di Pendopo Kantor Bupati Pati, hari ini, Rabu, 15 April 2026.
“Kami harus lebih berhati-hati terkait anggaran APBD, mulai dari perencanaan yang bagus, pengawasan harus sebenarnya, pejabat pembuat komitmen harus benar. Insya Allah, apa yang disampaikan akan kami laksanakan, semua kami lakukan sesuai prosedur dengan benar,” katanya kepada awak media.
Pihaknya berjanji akan segera melaksanakan pekerjaan sejalan yang diamanatkan oleh KPK hari ini.
Sejumlah program pembangunan daerah akan langsung dipantau secara jeli.
“Pembangunan langsung kita tinjau. Kita koordinasi terus dengan KPK supaya bisa dilaksanakan,” ungkap Chandra.
Menurutnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati akan dikelola sebaik-baiknya.
Dana transfer ke daerah sebesar puluhan miliar pun juga akan diawasi betul-betul implementasinya.
“Anggaran Rp90 miliar, kita sesuai perundang-undangan Kementerian Keuangan hanya diizinkan Rp67 miliar. Kekurangan dana itu akan diambilkan dari Perubahan APBD 2026 atau APBD 2027,” urainya.
Pihaknya akan meninjau implementasi anggaran dana di setiap pos penggunaan dan lebih mengatur skala prioritas dalam penggunaan dana pembangunan daerah.
“Nanti akan ke lapangan survei sesuai atau enggak dengan OPD teknis, melihat mana projek yang harus didahulukan, mana-mana bisa kita tindak di Perubahan APBD dan APBD 2027. Anggaran sudah,” tegasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar